2,6-Dichloropyrazine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Senyawa ini memiliki struktur dasar pyrazine yang diperkaya dengan dua klorin pada posisi 2 dan 6, sehingga memberikan sifat reaktif yang tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu untuk membangun molekul kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Karena struktur kimianya yang stabil namun reaktif, 2,6-Dichloropyrazine menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi ring-opening. Senyawa ini juga memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lain, sehingga memperluas potensi aplikasinya. Ketersediaan dalam berbagai bentuk kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, 2,6-Dichloropyrazine sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan pengembangan senyawa baru. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen sintesis dan karakterisasi senyawa heterosiklik. Karena keandalan dan ketersediaan, senyawa ini menjadi bagian penting dari persediaan bahan kimia di laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi klorin dalam sintesis senyawa aromatik
- Pembuatan bahan bantu dalam reaksi kimia organik kompleks
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa kimia
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam berbagai kondisi eksperimen
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4774-14-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2,6-Dichloropyrazine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa bersifat iritatif. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terkena paparan langsung.
- Yin dkk. (2008). A HeI photoelectron spectroscopy and theoretical study of 2,6-dichloropyrazine, 2,3-dichloropyrazine, 4,6-dichloropyrimidine and 3,6-dichloropyridazine. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2007.02.010
- LITVINENKO dkk. (1993). ChemInform Abstract: Synthesis of Fused Azaheterocycles from 2,3‐Dichloropyrazine.. ChemInform doi:10.1002/chin.199339232
- Chekmarev dkk. (2007). Highly Selective Substitutions in 2,3‐Dichloropyrazine. A Novel General Approach to Aloisines.. ChemInform doi:10.1002/chin.200706151
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

