Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 140-01-2

Pentasodium Diethylenetriaminepentaacetate (ca. 40% in Water, ca. 1.0mol/L) TCI D1870

Pentasodium Diethylenetriaminepentaacetate (ca. 40% in Water, ca. 1.0mol/L) TCI D1870
Harga reguler Rp 592.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 592.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Pentasodium Diethylenetriaminepentaacetate (PentaNa-DTPA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini berfungsi sebagai chelator kuat yang mampu mengikat logam berat seperti besi, tembaga, dan timah. Dalam konteks laboratorium, PentaNa-DTPA sering digunakan untuk mengontrol konsentrasi logam dalam larutan, baik dalam analisis kimia maupun dalam proses sintesis senyawa kompleks. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, bahan ini menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi kimia dan biokimia.

PentaNa-DTPA memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan kelima atom oksigen pada grup pentaacetat yang mampu membentuk kompleks dengan logam berat. Bahan ini memiliki sifat larut dalam air dan memiliki pH netral, sehingga sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Karena kemampuannya dalam mengikat logam, senyawa ini juga digunakan dalam proses dekontaminasi dan pengendapan logam berat.

Di laboratorium Indonesia, PentaNa-DTPA sering dipakai dalam penelitian lingkungan, kimia analitik, dan biokimia. Bahan ini sangat relevan dalam studi tentang pencemaran logam berat di lingkungan dan pengelolaan limbah. Karena ketersediaannya yang cukup dan kehandalannya dalam berbagai aplikasi, PentaNa-DTPA menjadi bahan yang populer di berbagai institusi penelitian dan pendidikan di Indonesia.

  • Analisis konsentrasi logam berat dalam sampel lingkungan karena kemampuannya mengikat logam.
  • Sintesis senyawa kompleks dengan logam berat dalam reaksi kimia organik.
  • Pengendapan logam berat untuk pemisahan dan analisis kualitatif.
  • Penelitian tentang efek toksik logam berat terhadap ekosistem.
  • Penggunaan dalam proses dekontaminasi air atau tanah terkontaminasi logam berat.

Merek TCI
Nomor CAS 140-01-2
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung dan kelembapan.

PentaNa-DTPA harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas. Selama penyimpanan, pastikan suhu ruangan tetap stabil dan tidak terlalu panas. Dalam penggunaan, pastikan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata dilengkapi untuk meminimalkan risiko kontak langsung.

  • Zhang dkk. (2022). Investigation of the Flotation Separation of Scheelite from Fluorite with a Novel Chelating Agent: Pentasodium Diethylenetriaminepentaacetate. Minerals doi:10.3390/min12050530

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.