3,4-Dimethoxybenzyl Cyanide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, khususnya dalam pembentukan senyawa heterosiklik dan derivat aromatik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian kimia organik, farmakologi, dan material ilmiah. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar (building block) yang memungkinkan para peneliti mengembangkan senyawa kompleks dengan struktur tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol melalui reaksi kimia tertentu. Sifat kimia dan fisika dari 3,4-Dimethoxybenzyl Cyanide memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi reaksi, termasuk dalam medium polar dan non-polar. Karena sifatnya yang dapat diprediksi, senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan presisi dan konsistensi hasil.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan obat, dan karakterisasi material. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan senyawa ini sebagai bahan dasar untuk eksperimen yang membutuhkan struktur kimia yang spesifik dan reaktivitas yang terkendali.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam pembentukan senyawa aromatik kompleks
- Penelitian tentang struktur kimia dan aktivitas biologis senyawa organik
- Pengembangan material polimer dengan sifat tertentu
- Eksperimen kimia organik untuk memahami mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 93-17-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,4-Dimethoxybenzyl Cyanide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penurunan kualitas. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terkunci untuk mencegah akses yang tidak diperlukan.
—
