2,5-Dimethoxybenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, terutama dalam penelitian tentang senyawa aromatik dan struktur organik. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini menjadi komponen penting dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Karena memiliki gugus karboksilat, senyawa ini juga dapat berperan sebagai asam atau bahan pengikat dalam reaksi kimia tertentu. Sifat ini menjadikannya pilihan yang baik untuk penelitian yang membutuhkan modifikasi struktur molekul.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai bidang seperti kimia organik, farmakologi, dan material. Peneliti sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan bahan kimia dalam industri kosmetik dan farmasi
- Modifikasi struktur molekul untuk penelitian material baru
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa heterosiklik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2785-98-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia yang bersifat basa atau reaktif untuk menghindari reaksi tidak diinginkan.
- Semjonova dkk. (2022). Controlling the Polymorphic Outcome of 2,6-Dimethoxybenzoic Acid Crystallization Using Additives. Crystals doi:10.3390/cryst12081161
- Shen dkk. (2017). Lanthanide Complexes with 2,3-Dimethoxybenzoic Acid and Terpyridine: Crystal Structures, Thermal Properties, and Antibacterial Activities. Zeitschrift für anorganische und allgemeine Chemie doi:10.1002/zaac.201700057
- Wang dkk. (2009). Solubility of 3,5-Dimethoxybenzoic Acid, 4-Cyanobenzoic Acid, 4-Acetoxybenzoic Acid, 3,5-Diaminobenzoic Acid, and 2,4-Dichlorobenzoic Acid in Ethanol. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je900190n
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
