(TCI D1929 (Dimethylamino)acetonitrile) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini termasuk dalam kategori bahan pembangun (building blocks) yang sering digunakan dalam sintesis senyawa organik. Sebagai nitril yang memiliki gugus dimetilamin, senyawa ini berperan sebagai donor elektron dan dapat berfungsi sebagai bahan reaktif dalam berbagai proses kimia. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk membangun struktur molekul kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi lingkungan seperti kelembapan atau paparan sinar UV. Keberadaan gugus dimetilamin memberikan sifat polaritas yang tinggi, sehingga memungkinkan senyawa ini larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau kloroform. Sifat ini membuatnya mudah digunakan dalam reaksi kimia yang membutuhkan pelarut organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa yang memerlukan reaktivitas tinggi. Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi dan material. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan bahan pembangun dengan karakteristik tertentu.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pembuatan senyawa farmakologis dengan struktur tertentu
- Reaksi kimia yang membutuhkan donor elektron aktif
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri
- Eksperimen kimia untuk studi mekanisme reaksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 926-64-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—
