4,6-Dihydroxy-5-nitropyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur dasar pirimidin yang diperlukan dalam pembuatan berbagai senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan penggunaan grup nitro dan hidroksil pada struktur pirimidin.
Karakteristik utama dari 4,6-Dihydroxy-5-nitropyrimidine adalah kestabilannya dalam kondisi reaksi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi dan reduksi. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaktivitas tinggi, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian kimia organik. Keberagaman aplikasinya membuat senyawa ini sangat diminati oleh peneliti di berbagai bidang ilmu kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, sintesis senyawa obat, dan pengembangan bahan kimia industri. Ketersediaannya melalui AMI Scientific memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan baku yang berkualitas dan sesuai standar internasional.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur pirimidin untuk pengembangan farmakologi
- Reaksi kimia organik yang memerlukan substitusi grup nitro dan hidroksil
- Penelitian tentang senyawa heterosiklik dalam bidang kimia makanan
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan struktur pirimidin
- Uji katalis dan reaktivitas senyawa dalam kondisi reaksi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2164-83-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4,6-Dihydroxy-5-nitropyrimidine harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Senyawa ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata dilengkapi. Penanganan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan sesuai standar keselamatan kimia.
—

