1,4-Diisopropenylbenzene adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu material dan kimia polimer. Bahan ini berperan sebagai monomer dalam sintesis polimer khusus, terutama dalam pembuatan polimer yang memiliki sifat termoplastik atau elastomer. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa kompleks dengan struktur molekul yang lebih besar. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian terkait polimer dan reaksi kimia.
1,4-Diisopropenylbenzene memiliki struktur molekul yang kompleks, dengan tiga grup isopropenil yang diperiksa secara akurat. Senyawa ini memiliki sifat non-polar dan kecil kemampuan untuk berinteraksi dengan molekul polar, sehingga memudahkan dalam proses reaksi kimia tertentu. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk reaksi polimerisasi yang memerlukan kontrol tinggi terhadap reaktivitas dan stabilitas senyawa. Selain itu, senyawa ini tidak mengandung bahan beracun atau berbahaya dalam bentuk murni, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam laboratorium.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 1,4-Diisopropenylbenzene sering digunakan dalam penelitian kimia dan material. Bahan ini menjadi bagian dari eksperimen yang berkaitan dengan sintesis polimer, modifikasi senyawa organik, atau pengembangan bahan baru. Karena keberadaannya di pasar lokal dan ketersediaan bahan baku yang memadai, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan bagi para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan kimia berkualitas.
- Sintesis polimer termoplastik untuk pengembangan bahan baru
- Modifikasi senyawa organik dalam reaksi polimerisasi terkontrol
- Penelitian tentang sifat termal dan mekanik bahan polimer
- Pembuatan bahan kimia intermediet dalam industri manufaktur
- Pengujian sifat kimia dan reaktivitas senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1605-18-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,4-Diisopropenylbenzene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang non-polar, bahan ini tidak mudah terkontaminasi, tetapi tetap perlu dihindari dari paparan udara bebas. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mengurangi risiko paparan langsung.
- Yu dkk. (1996). Difunctional Initiator Based on 1,3-Diisopropenylbenzene. 2. Kinetics and Mechanism of the sec-Butyllithium/1,3-Diisopropenylbenzene Reaction. Macromolecules doi:10.1021/ma951076w
- Goseki dkk. (2015). Living Anionic Polymerization of 1,4-Diisopropenylbenzene. Macromolecules doi:10.1021/acs.macromol.5b00575
- Baskaran (2003). Hyperbranched polymers from divinylbenzene and 1,3-diisopropenylbenzene through anionic self-condensing vinyl polymerization. Polymer doi:10.1016/s0032-3861(03)00032-6
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
