Sodium 2,6-Dinitro-4-(trifluoromethyl)benzenesulfonate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang mencakup gugus sulfonat dan gugus trifluorometil, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya dalam kondisi tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa aromatik yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi dan kimia organik.
Karakteristik utama dari senyawa ini adalah kestabilan kimianya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi elektrofilik. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan kestabilan struktur dan reaktivitas yang terkendali. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk menghasilkan produk dengan struktur kompleks yang bermanfaat dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa aromatik dan pengembangan obat. Karena keberadaannya yang terbatas di pasar lokal, senyawa ini menjadi bahan yang penting untuk penelitian yang memerlukan bahan baku khusus.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang memerlukan substitusi elektrofilik
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan struktur trifluorometil
- Reaksi substitusi sulfonat untuk pembentukan senyawa fungsi ganda
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa fluorinasi dalam kimia organik
- Pemrosesan bahan baku untuk produksi senyawa kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 54495-25-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifat kimianya yang stabil, penyimpanan di suhu kamar sudah cukup. Namun, dalam kondisi laboratorium, senyawa ini perlu ditangani dengan hati-hati, terutama dalam penggunaan dan penanganan untuk mencegah kontaminasi atau reaksi yang tidak diinginkan.
—
