4,6-Diamino-2-mercaptopyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik untuk pembentukan senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa dengan struktur kompleks, seperti obat-obatan, pestisida, atau bahan kimia industri. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi.
Karakteristik utama dari 4,6-Diamino-2-mercaptopyrimidine adalah keberadaan gugus amina dan tiole pada struktur molekulnya, yang memberikan sifat reaktif dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup kimia lain. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal dalam reaksi kimia yang membutuhkan kestabilan dan reaktivitas yang baik. Senyawa ini juga memiliki sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan proses sintesis dan penggunaan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau industri. Ketersediaan dan kualitas bahan ini memastikan keberlanjutan penelitian dan pengembangan di berbagai institusi penelitian dan universitas.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan pestisida dan bahan kimia pertanian berbasis senyawa organik
- Reaksi kimia untuk pembuatan obat-obatan baru dengan struktur spesifik
- Penelitian tentang reaktivitas gugus tiole dan amina dalam kimia organik
- Pembuatan bahan baku untuk industri kimia dan material baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1004-39-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini dapat bersifat iritatif jika terkena kulit atau mata.
—

