TCI D2069 Methyl 3-(Dimethylamino)benzoate adalah ester metil dari asam benzoat yang membawa gugus dimetilamino pada posisi meta cincin aromatiknya. Molekul ini menggabungkan dua gugus fungsi dengan karakter elektronik berlawanan: gugus ester yang menarik elektron dan gugus amina tersier yang mendonorkan elektron. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block aromatik serbaguna, yaitu kerangka siap pakai yang gugus esternya dapat dihidrolisis, ditransesterifikasi, direduksi, atau diubah menjadi amida, sementara gugus dimetilamino tetap mempertahankan sifat basa lemah dan nukleofilik pada molekul.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah kombinasi elektronik dan kelarutan yang menguntungkan. Gugus dimetilamino meningkatkan rapat elektron cincin dan mengarahkan reaksi substitusi elektrofilik aromatik ke posisi tertentu, sekaligus memberi molekul kemampuan diprotonasi sehingga kelarutannya dalam media asam berair dapat diatur — sangat membantu pada tahap pemurnian ekstraksi asam-basa. Posisi meta membedakannya dari isomer para yang lebih umum, karena pada susunan meta konjugasi langsung antara pasangan elektron bebas nitrogen dan gugus ester tidak terjadi, sehingga profil elektronik dan spektroskopiknya berbeda. Perbedaan ini justru dimanfaatkan peneliti yang ingin menyetel sifat molekul secara halus.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini dipakai oleh kelompok riset kimia medisinal yang menyiapkan zat antara berbasis anilina tersubstitusi, laboratorium sintesis pewarna dan probe fluoresen, serta penelitian kimia organik fisik yang mempelajari pengaruh substituen. Tersedianya kemasan 10 g dan 25 g memberi pilihan sesuai skala pekerjaan, mulai dari penapisan rute sintesis hingga penyiapan zat antara dalam jumlah lebih besar untuk beberapa tahap reaksi berurutan.
- Sintesis zat antara farmasi: gugus ester dapat dihidrolisis menjadi asam lalu digabungkan menjadi amida, menjadikan senyawa ini kerangka awal berbagai molekul bioaktif.
- Pembuatan pewarna dan senyawa push–pull: gugus dimetilamino berperan sebagai donor elektron yang dipasangkan dengan unit akseptor untuk menghasilkan sistem transfer muatan.
- Sintesis probe fluoresen: kerangka aminobenzoat merupakan motif yang umum dijumpai pada molekul berpendar sehingga berguna sebagai bahan awal penelitian pelabelan.
- Studi kimia organik fisik: posisi meta gugus amina memungkinkan penelitian sistematis mengenai pengaruh substituen terhadap reaktivitas dan pergeseran spektroskopik molekul.
- Substitusi elektrofilik aromatik terarah: gugus dimetilamino yang kaya elektron mengaktifkan cincin sehingga memudahkan halogenasi, nitrasi, dan reaksi fungsionalisasi lanjutan terkendali.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D2069 |
|---|---|
| Nomor CAS | 16518-64-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | ester aromatik; pemerian rinci mengacu pada label dan Certificate of Analysis produk |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan Methyl 3-(Dimethylamino)benzoate dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa aromatik beramino dapat berubah warna akibat oksidasi perlahan bila terpapar udara dan sinar. Jauhkan dari oksidator kuat serta asam dan basa kuat yang dapat menghidrolisis gugus ester. Lakukan penimbangan atau pemindahan bahan di dalam lemari asam, dan tutup kembali wadah segera setelah digunakan. Gunakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pelindung, serta hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Kelola sisa bahan melalui jalur limbah kimia laboratorium sesuai prosedur yang berlaku.
—
