Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 668-94-0

4,5-Diphenylimidazole TCI D2107

4,5-Diphenylimidazole TCI D2107
Harga reguler Rp 1.564.500,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.564.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2107 4,5-Diphenylimidazole adalah senyawa heterosiklik dengan inti imidazol yang membawa dua cincin fenil pada posisi 4 dan 5. Di laboratorium, bahan padatan ini berperan sebagai *building block* heterosiklik sekaligus kerangka fungsional tersendiri. Inti imidazol menyediakan dua atom nitrogen dengan sifat berbeda, satu bersifat basa sebagai donor pasangan elektron dan satu lagi berupa NH yang dapat memberi ikatan hidrogen atau dialkilasi. Dua gugus fenil di sampingnya memperluas sistem terkonjugasi sekaligus memberi ruang sterik yang khas, sehingga senyawa ini menjadi titik awal yang menarik bagi berbagai riset sintesis.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kestabilan aromatik inti imidazol yang bertahan pada beragam kondisi reaksi, dipadukan dengan konjugasi difenil yang memengaruhi sifat optik dan elektronik molekul. Kerangka 4,5-difenilimidazol berkaitan erat dengan keluarga lofin yang dikenal karena sifat kemiluminesensinya, sehingga sering menjadi rujukan pada penelitian pemancaran cahaya kimiawi. Selain itu, gugus NH bebas memungkinkan pembentukan turunan N-tersubstitusi, garam imidazolium, dan prekursor karbena N-heterosiklik, sementara atom nitrogen basa membuatnya berguna sebagai ligan pada kompleks logam transisi maupun pada kajian katalisis.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa ini pada riset kimia medisinal, kimia material dan luminesensi, serta kimia koordinasi di universitas dan lembaga penelitian. Ketersediaan kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan bagi kelompok riset untuk memulai dengan jumlah kecil pada tahap penjajakan, lalu meningkatkan skala ketika kondisi reaksi telah mantap dan diperlukan bahan untuk sintesis berulang.

  • Sintesis senyawa penuntun kimia medisinal, karena inti imidazol difenil merupakan farmakofor yang lazim dijumpai pada banyak molekul aktif secara biologis.
  • Riset kemiluminesensi dan luminesensi organik, sebab kerangka ini berkerabat dengan lofin yang dikenal memancarkan cahaya pada reaksi oksidasi tertentu.
  • Pembuatan ligan untuk kompleks logam transisi, mengingat nitrogen basa pada cincin imidazol mengikat pusat logam dengan gugus fenil sebagai pengatur ruang sterik.
  • Sintesis garam imidazolium dan prekursor karbena N-heterosiklik, karena gugus NH bebas mudah dialkilasi menuju struktur bermuatan yang dibutuhkan riset katalisis.
  • Pengembangan bahan optoelektronik organik, sebab sistem terkonjugasi difenil pada inti heterosiklik ini berguna sebagai unit penyusun molekul pemancar cahaya.

Merek TCI
Nomor CAS 668-94-0
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat sesuai petunjuk label dan SDS

Simpan padatan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di lemari reagen yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya langsung serta jauh dari asam kuat dan bahan pengoksidasi. Karena inti imidazol dapat menyerap kelembapan udara, sebaiknya botol segera ditutup setelah pengambilan dan tidak dibiarkan terbuka lama, terutama bila bahan akan dipakai pada reaksi yang menuntut kondisi anhidrat. Lakukan penimbangan di lemari asam menggunakan spatula bersih dan kering, kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, serta jas laboratorium. Kumpulkan tumpahan secara kering dan buang limbah melalui jalur pengelolaan limbah kimia laboratorium.

  • Nayak dkk. (2022). Diphenylimidazole Based Fluorophores for Explosive Chemosensors and as Efficient Host Materials for Green Phosphorescent Organic Light Emitting Diodes. ACS Applied Optical Materials doi:10.1021/acsaom.2c00012
  • Kruglenko (2000). ChemInform Abstract: Reaction of 1,2‐Diamino‐4,5‐diphenylimidazole with 1,3‐Diphenylpropenone.. ChemInform doi:10.1002/chin.200007134
  • Hammam (1997). Solvatochromic studies on 2-[(2-hydroxypheny)azo]-4-5-diphenylimidazole. Dyes and Pigments doi:10.1016/s0143-7208(96)00107-6

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.