TCI D2111 1,4-Di-tert-butylbenzene adalah hidrokarbon aromatik sederhana yang membawa dua gugus tert-butil pada posisi para cincin benzena, dan disediakan sebagai building block non-heterosiklik untuk berbagai keperluan laboratorium. Struktur simetrisnya membuat senyawa ini berguna baik sebagai bahan awal sintesis maupun sebagai senyawa model dalam kajian reaktivitas aromatik. Karena gugus tert-butil bersifat sangat besar secara ruang, senyawa ini sering dijadikan acuan ketika peneliti ingin memahami sejauh mana hambatan sterik memengaruhi jalannya reaksi substitusi, oksidasi, maupun interaksi antarmolekul pada sistem aromatik.
Sifat yang menjadikannya banyak dipilih adalah kombinasi kestabilan kimia dan hambatan ruang yang besar. Dua gugus tert-butil menyumbang elektron secara induktif ke cincin sekaligus melindungi posisi orto di sekitarnya, sehingga reaksi cenderung terarah ke posisi yang masih terbuka. Sifat nonpolarnya membuat senyawa ini mudah larut dalam pelarut organik nonpolar dan relatif inert terhadap banyak kondisi reaksi, sehingga aman dipakai sebagai standar internal atau senyawa pembanding. Bentuk padatnya pada suhu ruang juga memudahkan penimbangan yang akurat dibandingkan hidrokarbon aromatik ringan yang mudah menguap.
Pada laboratorium di Indonesia, senyawa ini biasa dimanfaatkan di kelompok riset kimia organik, laboratorium analisis instrumen, serta unit riset bahan dan pelumas. Tersedianya dua ukuran kemasan memudahkan penyesuaian dengan skala kegiatan: kemasan kecil untuk keperluan validasi metode dan praktikum lanjut, sedangkan kemasan lebih besar untuk pekerjaan sintesis berulang atau penyiapan larutan standar dalam jumlah memadai.
- Senyawa model dalam kajian substitusi aromatik, karena gugus tert-butil yang besar memperjelas pengaruh hambatan sterik terhadap arah dan laju reaksi.
- Bahan awal sintesis turunan aromatik terhalangi, sebab posisi para yang telah terisi mengarahkan fungsionalisasi berikutnya ke posisi cincin yang masih tersedia.
- Standar internal atau senyawa pembanding pada analisis kromatografi, karena sifatnya relatif inert, nonpolar, dan memberikan puncak yang stabil serta mudah dikenali.
- Riset antioksidan dan bahan tambahan pelumas skala laboratorium, sebab kerangka alkilbenzena terhalangi merupakan motif yang lazim pada golongan bahan tersebut.
- Studi kimia radikal bebas dan mekanisme oksidasi, karena hidrogen pada gugus tert-butil memberikan situs reaksi yang jelas untuk penelusuran jalur mekanisme.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 1012-72-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering dengan wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas dan nyala api |
Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, serta terpisah dari bahan pengoksidasi kuat maupun sumber nyala. Sebagai hidrokarbon aromatik, bahan ini mudah terbakar sehingga area kerja harus bebas percikan api dan permukaan panas. Lakukan penimbangan di lemari asam atau area berventilasi untuk mencegah terhirupnya debu halus, dan gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Tutup kembali wadah segera setelah pengambilan bahan agar tidak terkontaminasi. Kumpulkan sisa bahan dan pelarut pada wadah limbah organik sesuai prosedur pengelolaan limbah yang berlaku di laboratorium.
- Chirico dkk. (2009). Thermodynamic properties of tert-butylbenzene and 1,4-di-tert-butylbenzene. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2008.10.008
- FRY dkk. (1992). ChemInform Abstract: 2,4‐Di‐tert‐butylbromobenzene by Silver Ion‐Assisted Bromination of 1,3‐Di‐tert‐butylbenzene.. ChemInform doi:10.1002/chin.199206142
- Chirico dkk. (2009). Corrigendum to ‘‘Thermodynamic properties of tert-butylbenzene and 1,4-di-tert-butylbenzene [J. Chem. Thermodyn. 41 (2009) 392–401]”. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2009.03.013
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
