TCI D2115 4,4'-Dicarboxydiphenyl Ether adalah asam dikarboksilat aromatik yang tersusun dari dua cincin benzena terhubung oleh jembatan eter, dengan gugus karboksil pada masing-masing posisi para. Senyawa ini dikategorikan sebagai bahan baku untuk Metal Organic Frameworks (MOF), yaitu golongan bahan berpori yang terbentuk dari penyambungan ion logam dengan penghubung organik. Dalam pekerjaan laboratorium, senyawa ini berperan sebagai linker atau ligan penghubung yang menentukan geometri, ukuran pori, dan kestabilan rangka bahan berpori yang akan disintesis oleh peneliti.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih terletak pada dua gugus karboksil yang berjarak jauh dan saling berhadapan, ditambah jembatan eter yang memberi sedikit kelenturan sudut antar dua cincin aromatik. Gugus karboksil merupakan situs koordinasi yang kuat terhadap berbagai ion logam sehingga rangka yang terbentuk cenderung kokoh, sementara sudut jembatan eter yang tidak sepenuhnya lurus membuka kemungkinan terbentuknya topologi rangka yang berbeda dari linker aromatik kaku sepenuhnya. Kombinasi kekuatan koordinasi dan kelenturan terbatas inilah yang membuat linker jenis eter difenil menarik bagi peneliti bahan berpori.
Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada riset bahan berpori, adsorpsi gas, katalisis heterogen, dan pemisahan yang dijalankan di laboratorium kampus serta lembaga penelitian. Kemasan berukuran penelitian memadai untuk beberapa kali sintesis solvotermal, pengulangan optimasi kondisi kristalisasi, dan penyiapan sampel untuk karakterisasi difraksi sinar-X maupun pengukuran luas permukaan.
- Sintesis Metal Organic Framework, karena dua gugus karboksil pada ujung molekul mengikat pusat logam secara kuat sehingga membentuk rangka berpori yang stabil.
- Riset adsorpsi dan penyimpanan gas, sebab panjang linker ini memengaruhi ukuran pori dan luas permukaan bahan berpori yang dihasilkan peneliti.
- Pengembangan katalis heterogen berbasis rangka logam-organik, karena situs logam yang terjembatani linker aromatik dapat difungsikan sebagai pusat aktif katalitik.
- Studi topologi dan rekayasa kristal, sebab sudut jembatan eter yang tidak lurus memungkinkan terbentuknya susunan rangka yang berbeda dari linker kaku.
- Sintesis polimer koordinasi dan bahan pemisah, karena gugus karboksilat aromatik ini lazim dipakai membangun jaringan berdimensi satu hingga tiga.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 2215-89-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Organic-Inorganic Hybrid Materials > Metal Organic Frameworks (MOF) and Their Raw Materials |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan |
Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk dan kering, karena padatan asam dikarboksilat dapat menyerap uap air yang kemudian mengganggu ketepatan penimbangan pada sintesis MOF. Untuk pekerjaan yang menuntut stoikiometri cermat, pengeringan singkat dalam oven vakum sesuai prosedur laboratorium dapat dipertimbangkan. Lakukan penimbangan di area berventilasi baik atau lemari asam agar debu halus tidak terhirup, dan gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Hindari kontak dengan basa kuat di tempat penyimpanan yang sama. Tutup wadah segera setelah dipakai dan kelola sisa bahan sesuai prosedur limbah kimia laboratorium.
- Carpaneto dkk. (1993). Thermotropicity of fully aromatic polyesters based on 3,4′‐dicarboxydiphenyl ether. Polymers for Advanced Technologies doi:10.1002/pat.1993.220040602
- Engel dkk. (2018). Twinning ferroelasticity facilitated by the partial flipping of phenyl rings in single crystals of 4,4′-dicarboxydiphenyl ether. Royal Society Open Science doi:10.1098/rsos.171146
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.