4,5-Dihydro-2-phenyloxazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Senyawa ini memiliki struktur heterosiklik yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering diaplikasikan sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks lainnya, termasuk obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Karena struktur molekulnya yang unik, senyawa ini menjadi bagian penting dalam penelitian kimia organik dan sintesis molekul kompleks.
Karakteristik utama dari 4,5-Dihydro-2-phenyloxazole adalah kestabilan kimia dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi nucleofilik dan elektrofilik. Senyawa ini juga memiliki sifat polar yang memungkinkan larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Keunggulan ini menjadikannya pilihan ideal dalam reaksi kimia yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan kestabilan dalam kondisi tertentu.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Karena kehandalannya dalam sintesis senyawa kompleks, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa yang tertarik pada bidang kimia organik dan farmakologi.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan intermediat kimia dalam produksi obat-obatan
- Reaksi kimia organik untuk pengembangan bahan kimia industri
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa baru
- Pengembangan senyawa pestisida dan bahan pertanian
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7127-19-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk mempertahankan sifat kimia dan kualitas senyawa. Saat mengambil atau menggunakan senyawa ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan di laboratorium.
—
