Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 52509-14-5

(1,3-Dioxolan-2-yl)methyltriphenylphosphonium Bromide TCI D2164

(1,3-Dioxolan-2-yl)methyltriphenylphosphonium Bromide TCI D2164
Harga reguler Rp 2.244.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.244.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2164 (1,3-Dioxolan-2-yl)methyltriphenylphosphonium Bromide adalah garam fosfonium yang berfungsi sebagai prekursor reagen Wittig dengan gugus aldehida yang sudah terlindungi dalam bentuk asetal siklik 1,3-dioksolan. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini menjadi pilihan strategis ketika kimiawan perlu memperpanjang kerangka karbon sekaligus memasang gugus aldehida pada ujung rantai baru. Setelah dideprotonasi oleh basa kuat, garam ini membentuk ilida fosfor yang bereaksi dengan aldehida atau keton membentuk ikatan rangkap karbon-karbon, dan asetal yang terbawa dapat dihidrolisis pada tahap berikutnya untuk membuka gugus karbonil.

Keunggulan yang membuat reagen ini banyak dipakai terletak pada perlindungan bawaan gugus aldehidanya. Aldehida bebas terlalu reaktif untuk ikut serta dalam kondisi Wittig karena akan bereaksi dengan ilida itu sendiri, sehingga penyamaran dalam bentuk dioksolan menjadi solusi yang elegan dan sudah teruji. Sebagai garam fosfonium padat, bahan ini stabil pada penyimpanan biasa, mudah ditimbang secara akurat, dan tidak memerlukan penanganan cairan yang rumit. Cincin dioksolan bertahan baik pada kondisi basa kuat yang dibutuhkan reaksi Wittig, namun terbuka dengan mudah dalam suasana asam berair, memberikan kendali tahapan reaksi yang jelas bagi peneliti.

Di laboratorium Indonesia, reagen ini banyak digunakan pada riset sintesis total senyawa bahan alam, kimia medisinal, dan pengembangan senyawa terkonjugasi di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Ketersediaan kemasan 5 gram dan 25 gram memudahkan penyesuaian antara percobaan optimasi kondisi reaksi yang membutuhkan sedikit bahan dan tahapan sintesis yang dijalankan berulang. Bentuk padatnya juga memudahkan penyimpanan jangka menengah di laboratorium dengan kelembapan udara relatif tinggi.

  • Reaksi Wittig untuk pemasangan unit formilmetilena, karena gugus aldehida yang terlindungi memungkinkan pembentukan enal setelah tahap hidrolisis asetal dilakukan.
  • Perpanjangan rantai karbon secara terkendali, sebab reagen ini menambahkan dua atom karbon sekaligus menyediakan gugus karbonil terminal untuk transformasi lanjutan.
  • Sintesis total senyawa bahan alam, mengingat banyak rute memerlukan pembentukan ikatan rangkap terkonjugasi yang berakhir pada gugus aldehida reaktif.
  • Pembuatan senyawa polienal dan material terkonjugasi, karena reaksi Wittig berulang dapat memperpanjang sistem ikatan rangkap secara bertahap dan terarah.
  • Pengembangan intermediet farmasi dan kimia medisinal, sebab reagen ini menghadirkan gugus karbonil tersamar yang aman melewati kondisi basa kuat tahap sebelumnya.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 52509-14-5
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Synthetic Reagents > C-C Bond Formation [Synthetic Reagents]
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan berbentuk serbuk atau kristal
Penyimpanan bersifat higroskopis; simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Garam fosfonium umumnya bersifat higroskopis, sehingga wadah harus selalu ditutup rapat dan disimpan di tempat sejuk serta kering, sebaiknya di dalam desikator agar bahan tidak menyerap uap air yang dapat mengganggu pembentukan ilida. Timbang bahan dengan cepat, hindari membiarkan wadah terbuka lama di udara terbuka, dan pertimbangkan penggunaan glovebox atau aliran gas inert bila reaksi menuntut kondisi anhidrat. Karena reaksi Wittig memerlukan basa kuat yang reaktif terhadap air, seluruh peralatan gelas sebaiknya dikeringkan lebih dahulu. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, masker debu, dan jas laboratorium, serta bekerja di dalam lemari asam.