Di-p-tolyl Ether dari TCI adalah senyawa eter diaril simetris yang terdiri atas dua cincin aromatik bergugus metil yang dihubungkan oleh satu atom oksigen. Struktur sederhana namun stabil ini menjadikannya bahan pembangun dan senyawa model yang berguna di laboratorium kimia organik dan kimia material. Peneliti memakainya sebagai bahan awal untuk reaksi substitusi aromatik, sebagai senyawa acuan dalam kajian ikatan eter aril, serta sebagai komponen model untuk mempelajari perilaku termal dan stabilitas senyawa aromatik berjembatan oksigen.
Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kestabilan ikatan eter arilnya yang tinggi terhadap panas dan kondisi reaksi biasa, sehingga senyawa ini dapat bertahan pada tahap reaksi yang cukup keras tanpa terurai. Kedua gugus metil pada posisi para memberikan titik reaksi tambahan untuk oksidasi, halogenasi benzilik, atau fungsionalisasi lanjutan, sementara simetri molekulnya menyederhanakan penafsiran data spektroskopi. Bentuk padat pada suhu ruang memudahkan penimbangan dan penyimpanan. Kelarutannya yang baik dalam pelarut organik nonpolar hingga semi-polar mendukung penggunaannya pada reaksi berpelarut maupun kajian sifat fisik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini biasa dijumpai pada penelitian polimer tahan panas, kajian pemutusan ikatan eter yang relevan dengan valorisasi biomassa dan lignin, serta praktikum dan riset kimia organik di perguruan tinggi. Kemasan 25 g memberikan jumlah yang memadai untuk rangkaian percobaan berulang, optimasi kondisi reaksi, atau kegiatan praktikum dengan beberapa kelompok. Ukuran ini juga praktis bagi laboratorium yang menggunakan senyawa model secara rutin sepanjang satu periode penelitian.
- Senyawa model kajian pemutusan ikatan eter aril: strukturnya sederhana dan simetris sehingga memudahkan penelusuran produk pada studi katalisis dan valorisasi biomassa.
- Bahan awal substitusi aromatik elektrofilik: jembatan oksigen mengaktifkan cincin sehingga reaksi halogenasi atau asilasi berlangsung dengan pola posisi yang dapat diprediksi.
- Fungsionalisasi gugus metil benzilik: kedua gugus metilnya dapat dioksidasi atau dihalogenasi untuk membangun turunan dwifungsi yang berguna sebagai monomer.
- Penelitian polimer dan bahan tahan panas: kestabilan termal ikatan eter arilnya menjadikannya acuan bagi pengembangan struktur polieter dan polimer aromatik.
- Standar dan bahan uji pada pengembangan metode analisis: sifatnya stabil dan spektrumnya sederhana sehingga cocok untuk kalibrasi serta verifikasi metode kromatografi.
| Merek | TCI (kode produk D2178) |
|---|---|
| Nomor CAS | 1579-40-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik |
Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas serta bahan pengoksidasi kuat. Karena berupa padatan aromatik yang dapat melunak bila suhu ruangan tinggi, hindari menyimpannya di dekat jendela atau peralatan yang memancarkan panas. Gunakan wadah kaca atau wadah asli untuk menghindari interaksi dengan plastik tertentu. Lakukan penimbangan di ruang berventilasi baik dengan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu. Bersihkan tumpahan secara mekanis, tutup botol segera, dan buang sisa bahan sebagai limbah kimia.
—
