2,5-Dimethyl-1,4-phenylenediamine dari TCI adalah diamina aromatik dwifungsi yang secara khusus dikelompokkan sebagai linker untuk pembuatan Covalent Organic Frameworks (COFs). Dua gugus amino pada posisi para menjadikannya penghubung linear yang ideal untuk direaksikan dengan aldehida polifungsi membentuk jaringan berikatan imina yang teratur dan berpori. Di laboratorium ilmu material, senyawa ini berperan sebagai balok penyusun struktur kristalin berpori yang dikaji untuk penyerapan gas, pemisahan molekul, katalisis heterogen, dan penyimpanan energi, selain tetap berguna sebagai monomer polimer aromatik konvensional.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah geometri linear kedua gugus amino yang memberikan arah pertumbuhan jaringan secara terprediksi, serta kehadiran dua gugus metil yang menyumbang efek sterik dan elektronik terkendali. Gugus metil ini membantu mengatur penataan antar-lapisan pada COF berlapis, memengaruhi kelarutan prekursor, dan dapat memperbaiki keteraturan kristal hasil sintesis. Sebagai amina aromatik, reaktivitasnya terhadap gugus aldehida tinggi sehingga pembentukan ikatan imina berjalan efisien pada kondisi solvotermal yang lazim. Bentuk padatnya memudahkan penimbangan stoikiometrik yang akurat, sebuah faktor penting karena keteraturan struktur COF sangat bergantung pada perbandingan mol yang tepat.
Di Indonesia, senyawa ini semakin banyak dipakai pada penelitian material berpori, adsorben, membran, dan katalis di universitas serta lembaga riset, sejalan dengan berkembangnya kajian material fungsional untuk pengolahan air dan penangkapan gas. Kemasan 25 g dan 100 g memberikan keleluasaan: kemasan kecil untuk penapisan kondisi sintesis, dan kemasan besar untuk sintesis berulang atau peningkatan skala menuju pengujian aplikasi. Ketersediaan dua ukuran ini mendukung kesinambungan penelitian tanpa perlu mengganti sumber bahan di tengah proyek.
- Linker untuk sintesis Covalent Organic Frameworks: geometri linear kedua gugus aminonya mengarahkan pembentukan jaringan imina berpori dengan keteraturan kristal yang baik.
- Pembuatan polimer imina dan poliazometin: reaktivitas amina aromatik terhadap aldehida memungkinkan pembentukan rantai terkonjugasi untuk kajian sifat optik dan elektronik.
- Monomer poliamida dan poliimida aromatik: dua gugus amino para menghasilkan rantai linear dengan kestabilan termal yang menarik bagi penelitian material tahan panas.
- Pengembangan adsorben dan membran pemisahan: kerangka COF berbasis linker ini dikaji untuk penangkapan gas serta pemisahan molekul berdasarkan ukuran pori.
- Sintesis heterosiklik terkondensasi: pasangan gugus amino dapat berkondensasi membentuk sistem cincin nitrogen yang berguna dalam kimia organik dan material fungsional.
| Merek | TCI (kode produk D2183) |
|---|---|
| Nomor CAS | 6393-01-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Covalent Organic Frameworks (COFs) Linkers |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 100 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, terlindung udara dan cahaya |
Sebagai diamina aromatik, senyawa ini rentan teroksidasi dan menggelap bila terpapar udara maupun cahaya, sehingga penyimpanan sebaiknya dilakukan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, idealnya di bawah atmosfer gas inert. Gunakan wadah kaca gelap dan spatula bersih serta kering agar tidak terjadi kontaminasi yang dapat mengganggu keteraturan struktur COF. Bahan ini bersifat iritan dan berpotensi menyebabkan sensitisasi kulit, sehingga penimbangan dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium. Kelola sisa bahan dan limbah sebagai limbah kimia berbahaya sesuai prosedur laboratorium.
—
