2,3-Dimethylanisole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa aromatik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang stabil dan dapat berfungsi sebagai prekursor dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memperoleh produk yang memiliki struktur tertentu, seperti senyawa dengan substitusi metil di posisi tertentu.
2,3-Dimethylanisole memiliki sifat kimia yang relatif inert, sehingga memudahkan proses reaksi tanpa terjadi degradasi berlebihan. Senyawa ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan penggunaan dalam kondisi laboratorium yang memerlukan suhu stabil. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan kestabilan kimia selama proses sintesis.
Di laboratorium Indonesia, 2,3-Dimethylanisole digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, material kimia, dan senyawa aromatik. Dengan ketersediaan yang cukup, senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan bahan dasar kimia berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena struktur molekul yang stabil dan fleksibel
- Pengembangan senyawa heterosiklik dalam penelitian farmakologi dan kimia organik
- Pembuatan bahan baku untuk produksi senyawa dengan substitusi metil yang spesifik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi berbagai lingkungan kimia
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia yang memerlukan bahan dasar dengan sifat kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2944-49-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
2,3-Dimethylanisole harus disimpan dalam wadah tertutup dan terlindung dari cahaya matahari langsung serta suhu tinggi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi, seperti gelas atau plastik yang tidak bereaksi dengan senyawa tersebut. Dalam penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini mungkin bersifat iritatif jika terkena kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau paparan yang tidak terkendali.
- GOLDBERG dkk. (1993). ChemInform Abstract: Highly Regioselective Bromination of 2,3‐Dimethylanisole with N‐ Bromosuccinimide.. ChemInform doi:10.1002/chin.199313128
- BATES dkk. (1991). ChemInform Abstract: Methoxymetacyclophanes from 2,6‐Dimethylanisole.. ChemInform doi:10.1002/chin.199130143
- Khemissi dkk. (2025). Two Coupled Low-Barrier Large Amplitude Motions in 3,5-Dimethylanisole Studied by Microwave Spectroscopy. Molecules doi:10.3390/molecules30061195
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
