Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 603-79-2

2,3-Dimethylbenzoic Acid TCI D2221

2,3-Dimethylbenzoic Acid TCI D2221
Harga reguler Rp 709.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 709.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,3-Dimethylbenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari cincin benzena dengan dua gugus metil pada posisi 2 dan 3 serta gugus karboksilat pada posisi 1. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia untuk membangun struktur molekul kompleks. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi komponen penting dalam proses sintesis senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam farmasi, material, atau industri kimia.

2,3-Dimethylbenzoic Acid memiliki sifat kimia stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti esterifikasi, hidrolisis, dan reaksi substitusi. Karena struktur molekulnya yang teratur, senyawa ini mudah bereaksi dengan berbagai reagen seperti basa, asam, atau katalis. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk para peneliti yang membutuhkan bahan dengan reaktivitas yang terkendali. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tarik dalam hal kebersihan dan kemurnian, sehingga cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan tingkat presisi tinggi.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 2,3-Dimethylbenzoic Acid sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini menjadi bagian dari eksperimen yang melibatkan sintesis senyawa organik, analisis spektral, atau pengujian reaktivitas. Ketersediaannya di pasar lokal, seperti melalui AMI Scientific, memudahkan para peneliti untuk memperoleh bahan ini secara langsung tanpa harus mengimpor dari luar negeri.

  • Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan obat dan bahan kimia
  • Analisis struktur molekul melalui teknik spektroskopi infra merah dan NMR
  • Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi substitusi dan esterifikasi
  • Penelitian tentang sifat kimia dan stabilitas senyawa organik
  • Pembuatan bahan baku untuk industri farmasi dan material

Merek TCI
Nomor CAS 603-79-2
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Padat berbentuk kristal
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

2,3-Dimethylbenzoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk, kering, dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Karena sifat kimianya yang stabil, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus selama penyimpanan normal. Namun, dalam penggunaan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.

  • Baggi (1996). Initial steps in the degradation of 3,4-dimethylbenzoic acid by Pseudomonas putida strain DMB. FEMS Microbiology Letters doi:10.1016/0378-1097(96)00009-2
  • Zhao dkk. (2021). Lanthanide complexes with 2,6-dimethylbenzoic acid and 2,2′:6′,2′′-terpyridine: Crystal structures, thermochemical property and luminescent behavior. Thermochimica Acta doi:10.1016/j.tca.2021.178915
  • Kostrewski dkk. (1995). Kinetics of elimination of mesitylene and 3,5-dimethylbenzoic acid after experimental human exposure. Toxicology Letters doi:10.1016/0378-4274(95)03305-x

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.