Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 81854-56-0

N,N-Dipropyl-L-alanine TCI D2224

N,N-Dipropyl-L-alanine TCI D2224
Harga reguler Rp 2.628.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.628.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2224 N,N-Dipropyl-L-alanine adalah turunan asam amino L-alanina yang gugus aminonya telah dialkilasi ganda dengan dua rantai propil, sehingga menjadi asam amino dengan nitrogen tersier. Produk ini digolongkan dalam kimia peptida karena kerangka asam amino tetap utuh: masih terdapat gugus karboksilat bebas dan pusat kiral asli konfigurasi L. Bahan seperti ini dipakai di laboratorium untuk menyisipkan unit asam amino termodifikasi ke dalam rantai peptida, membangun ligan kiral, atau menyiapkan senyawa antara yang membutuhkan gabungan sifat amina tersier dan asam karboksilat dalam satu molekul.

Sifat utama yang membuatnya dipilih adalah kemurnian kiralitasnya dan nitrogen tersier yang tidak lagi memiliki hidrogen amina. Karena nitrogen tidak dapat bertindak sebagai donor ikatan hidrogen maupun tempat asilasi, senyawa ini berguna ketika peneliti ingin memutus pola ikatan hidrogen rantai peptida atau membentuk struktur yang lebih kaku dan tahan enzim protease. Dua rantai propil menambah sifat lipofilik yang membantu penetrasi membran dan mengubah kelarutan, sedangkan gabungan amina basa dan asam karboksilat menjadikannya kandidat ligan pengkelat serta prekursor katalis organik yang bekerja melalui pengenalan kiral.

Di Indonesia, bahan kimia peptida seperti ini umumnya digunakan oleh laboratorium bioteknologi, kimia medisinal, dan kelompok riset sintesis peptida di universitas serta lembaga penelitian. Kemasan 1 g sesuai dengan pola pemakaian riset peptida yang biasanya berjalan pada skala miligram hingga ratusan miligram, sehingga bahan tetap segar sepanjang masa proyek. Ketersediaan lokal juga membantu menjaga rantai dingin dan mempersingkat waktu pengiriman.

  • Sintesis peptida termodifikasi, karena unit asam amino dengan nitrogen tersier dapat mengubah pola ikatan hidrogen dan meningkatkan ketahanan rantai terhadap protease.
  • Riset kimia medisinal, sebab dua rantai propil menambah lipofilisitas sehingga berguna menyetel kelarutan serta perilaku menembus membran senyawa kandidat.
  • Pengembangan ligan kiral, karena kombinasi amina tersier dan gugus karboksilat pada pusat kiral tunggal cocok membentuk kompleks logam yang selektif.
  • Organokatalisis asimetris, mengingat asam amino teralkilasi sering dipakai sebagai katalis atau ko-katalis untuk reaksi pembentukan ikatan karbon–karbon secara enantioselektif.
  • Kajian hubungan struktur–aktivitas, karena penggantian residu alanina biasa dengan varian ini memperlihatkan peran ikatan hidrogen amida secara langsung dan terukur.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 81854-56-0
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik padatan (periksa keterangan pada label dan lembar analisis kemasan)
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering; ikuti suhu penyimpanan yang tertera pada label pabrikan

Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada kondisi sejuk dan kering, serta ikuti suhu penyimpanan yang dianjurkan pada label karena turunan asam amino umumnya lebih awet pada suhu rendah. Bila disimpan dalam lemari pendingin, biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun di dalamnya dan merusak bahan. Gunakan spatula kering bersih, timbang di neraca analitik, dan tutup kembali segera. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; hindari menghirup debu halus dan hindari kontak dengan kulit. Larutan stok sebaiknya dibuat segar, diberi label jelas, dan disimpan terlindung cahaya.