5-Amino-6-chloro-2,3-dicyanopyrazine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan material ilmiah. Bahan ini sering ditemukan dalam proses sintesis senyawa kompleks yang memiliki struktur heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa dengan sifat optik, elektronik, atau katalitik yang unik. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini menjadi bahan penting dalam pengembangan material baru, termasuk dalam bidang fotovoltaik dan sensor kimia.
Senyawa ini memiliki karakteristik kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap lingkungan kimia yang tidak sesuai. Struktur molekulnya yang terdiri dari pyrazine dan gugus amina serta kloro memberikan sifat reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk penelitian yang memerlukan reaksi kimia yang presisi dan keteraturan.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti di berbagai institusi, termasuk perguruan tinggi dan lembaga riset, untuk mengembangkan material baru dan memperluas pemahaman tentang struktur kimia. Ketersediaannya di pasar internasional memudahkan akses bagi peneliti lokal untuk melakukan eksperimen yang memerlukan bahan dengan sifat spesifik seperti ini.
- Sintesis senyawa optik untuk pengembangan material fotovoltaik
- Pembuatan sensor kimia yang sensitif terhadap perubahan lingkungan
- Penelitian dalam bidang katalisis untuk reaksi kimia yang efisien
- Pengembangan material berbasis pyrazine untuk aplikasi elektronik
- Studi struktur molekul untuk memahami reaktivitas senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 56413-96-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Phthalocyanine Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 10g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil adalah ideal. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—

