2,3-Dimethoxybenzamide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki struktur aromatik. Sebagai building block, senyawa ini memiliki kegunaan luas dalam bidang kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tertentu. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai donor elektron atau sebagai komponen dalam reaksi substitusi.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik dalam kondisi tertentu. Karena memiliki gugus amida, senyawa ini dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofili, reaksi esterifikasi, atau reaksi hidrolisis. Sifat kimia yang konsisten dan kejelasan struktur molekul membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk para peneliti yang membutuhkan bahan baku yang dapat diandalkan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa bioaktif. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini sebagai bagian dari program penelitian mereka untuk mengembangkan senyawa baru yang berpotensi untuk aplikasi farmakologis atau industri.
- Sintesis senyawa bioaktif untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi aromatik dalam pembuatan senyawa kompleks
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produk farmasi
- Pengujian struktur molekuler melalui teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1521-39-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena bersifat kimia, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja bersih dan bebas dari kontaminasi.
- van Otterlo dkk. (2008). ChemInform Abstract: Alternatives to N,N‐Diethyl‐2,4‐dimethoxybenzamide as a Precursor for the Synthesis of 6,8‐Dimethoxy‐3‐methyl‐3,4‐dihydro‐1H‐isochromen‐1‐one.. ChemInform doi:10.1002/chin.200811129
- Cakmak dkk. (2016). Spectroscopic Properties and Preparation of Some 2,3-Dimethoxybenzamide Derivatives. Letters in Organic Chemistry doi:10.2174/1570178613666151230210931
- Iwanaga dkk. (1991). Stimulatory Effect of N-[4-[2-(Dimethylamino)-ethoxy]benzyl]-3,4-Dimethoxybenzamide Hydrochloride (HSR-803) on Normal and Delayed Gastrointestinal Propulsion. Japanese Journal of Pharmacology doi:10.1016/s0021-5198(19)39852-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


