2,2-Dibromo-1,3-diphenyl-1,3-propanedione adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi dan kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar atau building block yang sangat penting dalam pengembangan senyawa baru.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dengan dua atom bromin yang terikat pada atom karbon yang sama. Struktur ini memberikan sifat reaktif yang tinggi, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi oksidasi yang efektif. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam reaksi kimia yang memerlukan perubahan struktur molekuler yang signifikan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang memerlukan reaksi kimia dengan karakteristik spesifik dan presisi tinggi.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena struktur molekulnya yang reaktif
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Penelitian farmakologi untuk sintesis senyawa obat baru
- Reaksi oksidasi dan substitusi dalam kimia organik
- Pembuatan senyawa heterosiklik untuk aplikasi dalam bidang farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16619-55-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber cahaya langsung dan paparan udara. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati menggunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia yang tidak kompatibel untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
—
