5,7-Dibromo-2,3-dihydrobenzofuran adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini memiliki struktur dasar benzofuran yang diperkuat oleh dua gugus bromo di posisi 5 dan 7, membuatnya menjadi bahan penting dalam pengembangan senyawa farmakologis dan material organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi, reaksi coupling, dan reaksi siklis, tergantung pada kebutuhan eksperimen.
Karakteristik utama dari 5,7-Dibromo-2,3-dihydrobenzofuran adalah stabilitas kimianya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Gugus bromo memberikan reaktivitas yang tinggi, memungkinkan senyawa ini menjadi substrat yang baik dalam reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi elektrofilik. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat fisika yang baik, seperti kelarutan dalam pelarut organik, yang memudahkan proses pemrosesan dan pemisahan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi, material, dan kimia medisinal. Peneliti lokal sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tertentu, seperti antikanker atau antibakteri. Ketersediaannya dari produsen ternama seperti TCI menjadikannya pilihan yang terpercaya untuk penelitian ilmiah di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi nukleofilik dalam sintesis senyawa organik
- Penelitian farmakologi untuk pengembangan senyawa antikanker
- Reaksi coupling untuk pembentukan struktur molekuler kompleks
- Uji aktivitas biologis senyawa baru dalam laboratorium farmakologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 123266-59-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
5,7-Dibromo-2,3-dihydrobenzofuran harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Bahan ini juga harus disimpan terpisah dari bahan kimia yang bersifat reaktif atau mudah terbakar.
—
