2,6-Di-tert-butylnaphthalene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini berperan sebagai bahan dasar atau building block dalam pembuatan senyawa aromatik dengan substitusi tert-butil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu untuk reaksi substitusi, oksidasi, atau reduksi yang memerlukan struktur naphthalene sebagai dasar.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan memiliki titik didih yang tinggi, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kondisi suhu tinggi. Sifat non-polar dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional menjadikannya pilihan yang baik untuk berbagai aplikasi sintetik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini juga menjadi bagian dari eksperimen yang memerlukan senyawa aromatik dengan substitusi tertentu.
- Sintesis senyawa aromatik dengan substitusi tert-butil untuk penelitian kimia organik
- Penggunaan dalam reaksi substitusi untuk pengembangan senyawa baru
- Bahan bantu dalam reaksi oksidasi dan reduksi yang memerlukan stabilitas struktur
- Komponen dalam pembuatan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri
- Aplikasi dalam penelitian material dengan struktur kompleks dan sifat tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3905-64-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (cairan atau padat tergantung pada kondisi penyimpanan) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang non-polar, wadah yang terbuat dari plastik atau kaca yang tahan terhadap bahan kimia adalah pilihan yang tepat. Selama penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- Rheingold dkk. (2000). Superlattices, polymorphs and solid-state NMR spin–lattice relaxation (T1) measurements of 2,6-di-tert-butylnaphthalene. Chemical Communications doi:10.1039/a909449k
- Dastjerdi dkk. (2024). Molecular mechanisms of asphaltene stabilization by 2,6-Di-tert-butylnaphthalene. Colloids and Surfaces A: Physicochemical and Engineering Aspects doi:10.1016/j.colsurfa.2023.132714
- MIKI dkk. (1992). ChemInform Abstract: Synthesis and Photoreaction of 1,2,3,4‐Tetra‐tert‐butylnaphthalene: A Highly Crowded Naphthalene Derivative and Its Valence Isomers.. ChemInform doi:10.1002/chin.199240101
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
