Monoethyl Dodecanedioate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi esterifikasi dan reaksi lainnya yang berguna dalam pembuatan senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membangun molekul baru, terutama dalam bidang sintesis organik dan kimia farmakologis.
Monoethyl Dodecanedioate memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga memudahkan proses manipulasi di laboratorium. Bahan ini juga memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, yang membuatnya cocok untuk digunakan dalam kondisi reaksi yang membutuhkan suhu tinggi. Keberadaan gugus ester pada molekul ini juga memungkinkan reaksi hidrolisis atau transesterifikasi yang penting dalam berbagai aplikasi kimia.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa dalam proyek penelitian kimia, terutama dalam bidang farmasi dan material. Ketersediaan bahan ini di pasar lokal membantu memudahkan akses dan penggunaan senyawa ini dalam berbagai eksperimen ilmiah.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian farmakologis
- Pembuatan bahan aktif farmasi dalam proses modifikasi molekul
- Reaksi esterifikasi dalam produksi senyawa dengan sifat tertentu
- Pengembangan bahan polimer dan bahan kimia industri
- Eksperimen kimia untuk pendidikan tingkat universitas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 66003-63-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Monoethyl Dodecanedioate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini tidak beracun dalam kondisi normal, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Pemakaian harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan alat pelindung diri yang sesuai.
—
