2,4-Dichloro-5-fluorobenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi halogen dan fluoro pada struktur aromatik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia organik.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol dengan kondisi reaksi tertentu. Kehadiran klor dan fluoro pada posisi tertentu memberikan sifat unik yang memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai reaksi substitusi, esterifikasi, dan reaksi lainnya. Sifat kimia ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan modifikasi struktur molekul.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi riset dan universitas menggunakan senyawa ini untuk pengembangan obat, bahan kimia industri, dan penelitian lingkungan. Ketersediaannya dalam bentuk kemasan kecil memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi halogen dalam sintesis senyawa aromatik
- Penelitian kimia organik untuk modifikasi struktur molekul
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam bidang farmasi
- Penelitian lingkungan terkait degradasi senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 86522-89-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena bersifat kimia, penanganannya harus dilakukan dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Pastikan wadah tidak bocor dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Penyimpanan yang tepat memastikan stabilitas senyawa dan keselamatan di laboratorium.
—
