2,4-Dimethylbenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks lainnya. Dalam konteks kimia organik, senyawa ini berperan sebagai prekursor atau bahan pembentuk dalam berbagai proses kimia. Karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian dan pengembangan senyawa baru.
2,4-Dimethylbenzaldehyde memiliki sifat kimia yang khas, termasuk kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Senyawa ini juga memiliki aroma yang khas, yang dapat memengaruhi proses reaksi tertentu. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi secara spontan, senyawa ini relatif aman untuk digunakan dalam laboratorium dengan pengawasan yang tepat. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dasar yang stabil dan mudah dikontrol. Ketersediaan bahan ini juga mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan teknologi di sektor kimia nasional.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian kimia organik
- Pembuatan bahan pewarna alami dalam bidang kimia industri
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi substitusi nukleofilik
- Penelitian tentang struktur molekul dan sifat fisik senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi farmasi dan kosmetik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 15764-16-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,4-Dimethylbenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat tidak mudah terbakar, tetapi tetap perlu dihindari dari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan area kerja dilengkapi dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif.
- El Dib dkk. (2008). Gas-phase reaction of the Cl atoms with dimethylbenzaldehyde isomers. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2008.02.068
- Sumathi dkk. (2024). Molecular Structure, Spectroscopy, Molecular Docking and ADMET Studies of 2,5-Dimethylbenzaldehyde Semicarbazone as Potent Breast Cancer Agent. Asian Journal of Chemistry doi:10.14233/ajchem.2024.32060
- Liotta dkk. (2014). Selective 4,6-O-benzylidene formation of methyl α-d-mannopyranoside using 2,6-dimethylbenzaldehyde. Carbohydrate Research doi:10.1016/j.carres.2014.02.024
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
