2,3-Dihydrobenzofuran-7-carboxylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik untuk membangun struktur heterosiklik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam senyawa organik yang memiliki aktivitas biologis, seperti senyawa antitumor atau antiviral. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi bahan dasar untuk pengembangan senyawa baru melalui reaksi substitusi atau penggabungan. Karena struktur kimianya yang unik, senyawa ini memiliki potensi untuk diaplikasikan dalam berbagai bidang ilmu kimia, termasuk sintesis senyawa farmakologis.
2,3-Dihydrobenzofuran-7-carboxylic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Senyawa ini memiliki struktur heterosiklik yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai reaksi kimia. Karena karakteristik tersebut, senyawa ini dipilih untuk digunakan dalam sintesis senyawa kompleks yang memerlukan reaktivitas dan kemampuan untuk membentuk ikatan baru.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan bahan kimia. Banyak institusi penelitian dan perguruan tinggi menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dasar sintetik dengan struktur heterosiklik. Dengan ketersediaan yang cukup, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk penelitian lokal yang berkembang.
- Sintesis senyawa antitumor yang memerlukan struktur heterosiklik kompleks
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan aktivitas biologis tertentu
- Reaksi kimia organik untuk pembentukan senyawa baru dengan struktur unik
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
- Pengujian sifat kimia senyawa heterosiklik dalam berbagai kondisi eksperimen
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 35700-40-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan udara |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sensitif terhadap kelembapan, sebaiknya disimpan dalam lingkungan kering dan terkontrol. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah senyawa ini.
- Silveira dkk. (2005). Enantioselective synthesis of 2-ethyl-2,3-dihydrobenzofuran carboxylic acid, direct precursor of (+)-efaroxan, from a Baylis–Hillman adduct. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2005.07.099
- Fancelli dkk. (1996). Serotoninergic 5-HT3 and 5-HT4 receptor activities of dihydrobenzofuran carboxylic acid derivatives. Bioorganic & Medicinal Chemistry Letters doi:10.1016/0960-894x(96)00002-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
