3,5-Difluoroanisole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur anisole dengan dua atom fluor di posisi 3 dan 5, yang memberikan sifat reaktivitas tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi coupling, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Karena sifat kimianya yang stabil namun reaktif, 3,5-Difluoroanisole menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Senyawa ini memiliki karakteristik kimia yang menarik, seperti keberadaan atom fluor yang meningkatkan polaritas dan memengaruhi reaktivitas senyawa. Fluor juga memberikan stabilitas tertentu terhadap reaksi degradasi, sehingga memperpanjang masa pakai senyawa dalam penyimpanan. Selain itu, struktur molekulnya yang simetris memudahkan dalam proses pemrosesan dan pemisahan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 3,5-Difluoroanisole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru, termasuk dalam bidang farmakologi dan material kimia. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena kemampuannya sebagai bahan dasar
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa heterosiklik
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul
- Penelitian tentang sifat kimia fluorinasi dalam senyawa organik
- Eksperimen kimia organik untuk memahami reaktivitas senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 93343-10-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
3,5-Difluoroanisole harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit serta pernapasan. Pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan uap.
- (2020). Molecular Structure and Quantum Chemical Calculations of 2, 4-difluoroanisole. International Journal of Recent Technology and Engineering doi:10.35940/ijrte.d1045.1284s419
- Zarembo dkk. (2006). Effect of fluorination: Conformation of 2,6-difluoroanisole. Journal of Fluorine Chemistry doi:10.1016/j.jfluchem.2005.11.014
- Shipilov dkk. (2001). Photochemical Chlorination of α,α-Difluoroanisole. Russian Journal of Applied Chemistry doi:10.1023/a:1012786504175
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
