Diphenylacetaldehyde (DPA) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam sintesis kimia, terutama dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa aromatik kompleks. Sebagai bahan dasar (building block), DPA berperan sebagai prekursor dalam reaksi kimia yang menghasilkan berbagai senyawa farmakologis dan industri. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif biologis.
Diphenylacetaldehyde memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, menjadikannya pilihan ideal dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi aldol, kondensasi, dan reaksi substitusi. Sifat kimia dan fisika yang konsisten membuatnya mudah diproses dalam kondisi laboratorium, sehingga memudahkan peneliti dalam penggunaan dan manipulasi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Diphenylacetaldehyde digunakan oleh peneliti kimia di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian kimia organik yang terkait dengan pengembangan obat, material baru, dan senyawa kimia berbasis aromatik.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa aromatik kompleks dalam bidang farmakologi
- Reaksi kimia organik untuk produksi bahan baku industri
- Penelitian tentang struktur dan aktivitas biologis senyawa kimia
- Pengembangan material polimer berbasis senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 947-91-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
Diphenylacetaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Bahan ini bersifat sensitif terhadap kelembapan dan cahaya, sehingga wadah harus dihindari dari paparan langsung. Penanganan harus dilakukan dengan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terkena sinar matahari langsung.
- (1995). REARRANGEMENT OF trans-STILBENE OXIDE TO DIPHENYLACETALDEHYDE WITH CATALYTIC METHYLALUMINUM BIS(4-BROMO-2,6-DI-tert-BUTYLPHENOXIDE). Organic Syntheses doi:10.15227/orgsyn.072.0095
- Fry dkk. (2012). Anodic Oxidation of Diphenylacetaldehyde in the Presence of Alcohols. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2012-01/13/618
- Fry dkk. (2015). Mechanistic Studies of the Cathodic Cleavage of Diphenylacetaldehyde Derivatives. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2015-01/29/1672
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
