2,6-Difluorobenzyl Alcohol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan substitusi fluoro pada struktur aromatik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu untuk membangun molekul-molekul dengan sifat tertentu, seperti kehidupan, reaktivitas, atau sifat fisika yang diinginkan.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia seperti substitusi, reduksi, atau oksidasi. Keberadaan dua atom fluor di posisi 2 dan 6 pada cincin benzena memberikan karakteristik unik yang membedakannya dari senyawa aromatik biasa. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis farmakologis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah dan industri kimia, terutama dalam bidang farmasi dan material. Peneliti dan industri memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau teknologi tinggi.
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan substitusi fluor pada struktur aromatik
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi dalam industri farmasi dan obat-obatan
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dengan substitusi fluor
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi bahan kimia kompleks
- Penggunaan dalam reaksi kimia untuk membangun struktur molekul tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19064-18-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,6-Difluorobenzyl Alcohol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan untuk mencegah korosi atau reaksi tidak diinginkan.
- Evangelisti dkk. (2019). Modeling the internal rotation tunnelling in benzyl alcohol by ring fluorination: The rotational spectrum of 3,5-difluorobenzyl alcohol. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cpletx.2018.100004
- Evangelisti dkk. (2013). Effects of ring fluorination on the transient atropisomerism of benzyl alcohol: the rotational spectrum of 3,4-difluorobenzyl alcohol. Molecular Physics doi:10.1080/00268976.2013.776713
- Evangelisti dkk. (2012). Rotational spectrum of 2,5-difluorobenzyl alcohol. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2012.01.004
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
