TCI D2572 N,N'-Bis(salicylidene)-1,2-phenylenediamine adalah ligan basa Schiff yang terbentuk dari kondensasi dua molekul salisilaldehida dengan satu molekul orto-fenilendiamina. Senyawa ini termasuk keluarga ligan salen aromatik yang sangat dikenal dalam kimia koordinasi dan katalisis. Di laboratorium, perannya adalah menyediakan kerangka pengikat tetradentat yang siap pakai untuk membentuk kompleks dengan berbagai ion logam transisi seperti tembaga, nikel, kobalt, mangan, besi, dan seng, sehingga peneliti tidak perlu merancang serta mensintesis ligan sendiri dari nol.
Karakteristik utama yang membuatnya banyak dipilih adalah kemampuan kelasi yang kuat melalui empat atom donor, yaitu dua nitrogen imina dan dua oksigen fenolik. Tulang punggung orto-fenilena yang kaku memaksa keempat donor tersusun hampir sebidang, menghasilkan kompleks logam yang stabil dengan geometri terdefinisi baik. Kekakuan dan konjugasi penuh ini juga memberikan sifat elektronik dan optik yang menarik, sehingga kompleksnya kerap menunjukkan warna pekat dan perilaku fotofisika yang dapat dipelajari. Kestabilan termal yang baik serta kemudahan pembentukan kompleks pada kondisi laboratorium biasa menambah nilai praktisnya.
Di laboratorium Indonesia, ligan jenis ini sangat lazim dijumpai pada riset kimia anorganik dan kimia koordinasi di perguruan tinggi, mulai dari penelitian mahasiswa sarjana hingga disertasi. Topik yang umum meliputi sintesis dan karakterisasi kompleks logam, uji aktivitas antimikroba senyawa kompleks, pengembangan katalis oksidasi, serta penelitian sensor ion logam. Kemasan 5 g dan 25 g sangat sesuai dengan pola kerja tersebut karena satu percobaan pembentukan kompleks umumnya hanya memerlukan bahan dalam jumlah kecil.
- Sintesis kompleks logam transisi: empat atom donor nitrogen dan oksigen mengikat ion logam secara kuat sehingga kompleks stabil terbentuk pada kondisi laboratorium yang sederhana.
- Pengembangan katalis oksidasi homogen: kompleks salen dengan mangan atau besi banyak diteliti sebagai katalis untuk reaksi epoksidasi dan oksidasi selektif senyawa organik.
- Penelitian aktivitas antimikroba: kompleks basa Schiff kerap diuji terhadap bakteri dan jamur karena koordinasi logam sering meningkatkan aktivitas biologis dibanding ligan bebasnya.
- Pembuatan sensor kolorimetri ion logam: sistem konjugasi penuh pada ligan menghasilkan perubahan warna yang jelas ketika mengikat ion logam tertentu dalam larutan.
- Kajian material molekuler dan magnetik: kerangka planar yang kaku memudahkan penyusunan kompleks dengan sifat elektronik, optik, dan magnetik yang menarik untuk dipelajari.
| Merek | TCI (kode produk D2572) |
|---|---|
| Nomor CAS | 3946-91-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Nitrogen-Donor Ligands [Catalysis] |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan berwarna |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan dan cahaya |
Simpan ligan ini dalam wadah tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Ikatan imina pada basa Schiff dapat terhidrolisis kembali menjadi aldehida dan amina bila terpapar kelembapan tinggi atau kondisi asam dalam waktu lama, sehingga menjaga wadah tetap kering merupakan hal terpenting, apalagi pada iklim tropis. Jauhkan dari asam kuat dan bahan pengoksidasi. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di area berventilasi baik agar debu halus tidak terhirup. Buang sisa bahan melalui jalur limbah kimia laboratorium.
- Hao dkk. (2018). Insight into the new excited-state intramolecular proton transfer (ESIPT) mechanism of N,N′-bis(salicylidene)-p-phenylenediamine (p-BSP). Chemical Physics doi:10.1016/j.chemphys.2017.11.019
- Gholivand dkk. (2006). A Novel Al(III)‐Selective Electrochemical Sensor Based on N,N′‐Bis(salicylidene)‐1,2‐phenylenediamine Complexes. Electroanalysis doi:10.1002/elan.200503572
- Fang dkk. (2014). Highly sensitive and selective determination of cupric ions by using N,N′-bis(salicylidene)-o-phenylenediamine as fluorescent chemosensor and related applications. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2013.11.066
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

