Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 40497-30-1

4,6-Dihydroxy-2-methylpyrimidine TCI D2589

4,6-Dihydroxy-2-methylpyrimidine TCI D2589
Harga reguler Rp 916.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 916.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2589 4,6-Dihydroxy-2-methylpyrimidine adalah building block heterosiklik berbasis cincin pirimidina yang membawa dua gugus hidroksi pada posisi 4 dan 6 serta satu gugus metil pada posisi 2. Cincin pirimidina merupakan kerangka yang sangat penting dalam kimia medisinal karena menjadi inti banyak molekul biologis, termasuk basa nukleat, sehingga senyawa ini sering menjadi titik masuk bagi peneliti yang ingin membangun molekul dengan potensi aktivitas biologis. Di laboratorium, perannya adalah menyediakan kerangka inti siap pakai sehingga peneliti tidak perlu menyusun cincin pirimidina dari awal.

Sifat yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah reaktivitas gugus hidroksi pada cincin yang dapat diubah menjadi gugus lepas, terutama melalui klorinasi menjadi turunan dikloropirimidina. Turunan tersebut menjadi substrat yang sangat berguna untuk reaksi substitusi nukleofilik aromatik maupun kopling silang, memungkinkan pemasangan gugus amina, alkoksi, atau aril secara bertahap dan terkendali pada posisi yang berbeda. Gugus metil pada posisi 2 memberi karakter elektronik dan sterik tertentu yang berguna dalam penyetelan sifat molekul akhir. Sebagai padatan, senyawa ini mudah ditimbang dan disimpan dengan penanganan laboratorium biasa.

Di Indonesia, bahan seperti ini banyak digunakan pada laboratorium kimia organik dan kimia medisinal perguruan tinggi, unit riset farmasi, serta laboratorium pengembangan bahan aktif agrokimia. Tersedianya kemasan 5 g dan 25 g membantu peneliti menyesuaikan pembelian dengan tahapan riset, mulai dari uji coba rute sintesis dalam skala kecil sampai penyiapan intermediat untuk beberapa seri percobaan sekaligus tanpa menyisakan stok yang terlalu lama tersimpan.

  • Sintesis turunan kloropirimidina sebagai intermediat kunci, karena gugus hidroksi pada cincin dapat dikonversi menjadi gugus lepas yang sangat reaktif terhadap nukleofil.
  • Pengembangan kandidat obat berbasis pirimidina, sebab kerangka ini merupakan motif umum pada banyak senyawa bioaktif dan memudahkan eksplorasi hubungan struktur dengan aktivitas.
  • Reaksi substitusi nukleofilik aromatik bertahap, karena posisi 4 dan 6 dapat difungsionalisasi secara berurutan sehingga menghasilkan molekul dengan dua substituen berbeda.
  • Sintesis ligan dan senyawa koordinasi, karena atom nitrogen cincin serta gugus hidroksi mampu berinteraksi dengan pusat logam dalam kajian kimia anorganik dan katalisis.
  • Riset bahan aktif agrokimia, sebab kerangka pirimidina yang tersubstitusi metil banyak dijumpai pada struktur senyawa pelindung tanaman yang dipelajari di laboratorium.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 40497-30-1
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan pada tempat sejuk dan kering, dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari kelembapan

Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari asam kuat, basa kuat, serta bahan pengoksidasi. Padatan heterosiklik semacam ini dapat menyerap uap air dari udara tropis yang lembap, sehingga botol sebaiknya hanya dibuka seperlunya dan ditutup kembali segera setelah penimbangan. Gunakan spatula bersih dan kering untuk mengambil bahan, serta lakukan penanganan di dalam lemari asam agar debu halus tidak terhirup. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, hindari kontak dengan kulit dan mata, dan kelola sisa bahan melalui jalur limbah kimia laboratorium.