Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 12107-56-1

Dichloro(1,5-cyclooctadiene)palladium(II) TCI D2604

Dichloro(1,5-cyclooctadiene)palladium(II) TCI D2604
Harga reguler Rp 4.664.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.664.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2604 Dichloro(1,5-cyclooctadiene)palladium(II) adalah kompleks organologam paladium yang mengikat ligan diena 1,5-siklooktadiena bersama dua ligan klorida. Di laboratorium katalisis, senyawa ini berperan sebagai prekursor katalis paladium yang sangat praktis: ligan siklooktadiena terikat cukup kuat untuk menjaga kestabilan kompleks saat disimpan, namun cukup labil untuk digantikan oleh ligan lain seperti fosfina, karbena N-heterosiklik, bipiridin, atau ligan donor nitrogen lainnya ketika katalis aktif perlu dibentuk secara in situ. Karena itu, reagen ini menjadi titik awal yang fleksibel bagi banyak sistem katalitik berbasis paladium.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah kemudahan pertukaran ligan serta kandungan paladium dalam bentuk oksidasi +2 yang terdefinisi jelas. Peneliti dapat merancang katalis dengan ligan pilihan sendiri tanpa harus menyiapkan kompleks paladium dari logam mentah, sehingga stoikiometri lebih terkendali dan hasil reaksi lebih dapat diulang. Kompleks berbentuk padatan ini juga lebih mudah ditimbang dan ditakar dibandingkan larutan prekursor, sekaligus memudahkan penyimpanan dalam kondisi laboratorium biasa. Dalam kajian aktivasi ikatan C–H, kejelasan lingkungan koordinasi paladium sangat membantu penafsiran mekanisme dan pembandingan aktivitas antar sistem ligan.

Laboratorium di Indonesia umumnya memanfaatkan reagen ini pada riset katalisis homogen, sintesis material fungsional, serta pengembangan metodologi kopling silang di perguruan tinggi dan pusat penelitian. Kemasan 1 g dan 5 g sangat sesuai untuk reagen logam transisi yang biasanya dipakai dalam jumlah katalitik: kemasan 1 g memadai untuk penapisan kondisi dan optimasi, sementara kemasan 5 g mendukung rangkaian percobaan yang lebih panjang atau kebutuhan beberapa peneliti dalam satu kelompok riset.

  • Prekursor katalis untuk reaksi kopling silang seperti Suzuki, Heck, dan Sonogashira, karena ligan siklooktadiena mudah digantikan ligan fosfina yang dikehendaki peneliti.
  • Studi aktivasi ikatan C–H, sebab lingkungan koordinasi paladium yang terdefinisi memudahkan penafsiran mekanisme reaksi dan pembandingan kinerja antar sistem ligan.
  • Pembuatan kompleks paladium baru di laboratorium, karena reagen ini menyediakan sumber Pd(II) yang stabil sekaligus reaktif terhadap reaksi pertukaran ligan.
  • Riset katalisis untuk sintesis material dan polimer terkonjugasi, sebab paladium berperan penting dalam pembentukan ikatan karbon–karbon pada monomer aromatik.
  • Kajian akademik kimia organologam dan anorganik, karena kompleks diena paladium merupakan contoh klasik yang bermanfaat untuk pembelajaran serta penelitian koordinasi.

Merek TCI (kode katalog D2604)
Nomor CAS 12107-56-1
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > C-H Activation [Catalysis]
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik kompleks organologam paladium berbentuk padatan; konfirmasi penampakan pada label dan Certificate of Analysis
Penyimpanan simpan sejuk, kering, terlindung cahaya, dan wadah tertutup rapat

Simpan kompleks ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, gelap, dan jauh dari kelembapan maupun sumber panas. Banyak laboratorium memilih menyimpan prekursor katalis logam transisi di dalam desikator atau kotak sarung tangan untuk membatasi paparan uap air dan udara, terutama bila reagen akan dipakai berulang kali dalam jangka panjang. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali menimbang agar tidak terjadi kontaminasi silang yang dapat menurunkan aktivitas katalitik. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; hindari terbentuknya debu serta kontak langsung dengan kulit dan mata. Kumpulkan limbah yang mengandung paladium secara terpisah sesuai prosedur laboratorium, dan pelajari Safety Data Sheet sebelum penggunaan.

  • (2014). Synthesis, Characterization of Substituted Piperdin-4-ones with Dichloro(cyclooctadiene)palladium(II). Chemical Science Transactions doi:10.7598/cst2014.734
  • Butikofer dkk. (2004). Dichloro(norbornadiene)platinum(II): a comparison with dichloro(cyclooctadiene)platinum(II). Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270104012491

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.