Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 56830-58-1

2,5-Diamino-4,6-dihydroxypyrimidine Hydrochloride TCI D2634

2,5-Diamino-4,6-dihydroxypyrimidine Hydrochloride TCI D2634
Harga reguler Rp 1.151.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.151.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2634 2,5-Diamino-4,6-dihydroxypyrimidine Hydrochloride adalah garam hidroklorida dari pirimidina yang membawa dua gugus amino dan dua gugus hidroksi pada cincin heterosiklik enam anggota bernitrogen. Kerangka pirimidina merupakan salah satu motif paling penting dalam kimia hayati karena menjadi inti basa nitrogen penyusun asam nukleat. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan awal heterosiklik untuk membangun sistem cincin terkondensasi, khususnya kerangka pteridina dan turunan folat, serta sebagai zat antara pada sintesis senyawa aktif dan bahan pewarna.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah kepadatan gugus fungsi pada cincin yang relatif kecil. Dua gugus amino menyediakan pusat nukleofilik yang siap berkondensasi dengan senyawa karbonil, sedangkan gugus hidroksi pada posisi 4 dan 6 dapat mengalami tautomeri keto–enol dan dapat diaktifkan menjadi gugus pergi, misalnya melalui klorinasi, untuk membuka jalan bagi substitusi lebih lanjut. Bentuk garam hidroklorida umumnya meningkatkan kelarutan dalam air serta memberikan kestabilan penyimpanan yang lebih baik dibandingkan basa bebasnya, mengingat aminopirimidina yang kaya elektron cenderung mudah teroksidasi bila terpapar udara dalam waktu lama.

Laboratorium riset farmasi, kimia organik, dan kimia bahan di Indonesia memanfaatkan bahan seperti ini untuk penelitian antimetabolit, analog folat, senyawa antimikroba, maupun bahan pewarna. Kemasan yang tersedia sesuai bagi penelitian skala laboratorium, mulai dari uji jalur sintesis hingga pembuatan seri senyawa turunan untuk pengujian aktivitas. Karena senyawa ini peka terhadap oksidasi, laboratorium umumnya memperhatikan cara penyimpanan dan pengambilan agar mutu bahan tetap terjaga hingga akhir masa pemakaian.

  • Sintesis pteridina dan analog folat: dua gugus amino yang bertetangga memudahkan pembentukan cincin terkondensasi melalui kondensasi dengan senyawa dikarbonil yang sesuai.
  • Penelitian antimetabolit dan senyawa antimikroba: kerangka pirimidina ini menjadi titik awal untuk merancang senyawa yang menyerupai zat antara jalur metabolik alami.
  • Pembuatan zat antara pewarna: gugus amino dan hidroksi yang kaya elektron memungkinkan reaksi kopling dan oksidasi yang berguna pada penelitian bahan pewarna.
  • Modifikasi heterosiklik lanjutan: gugus hidroksi dapat diaktifkan menjadi gugus pergi sehingga membuka jalur substitusi nukleofilik untuk membangun pustaka senyawa turunan.
  • Sintesis analog nukleobasa: pola substitusi pada cincin pirimidina ini dipakai untuk membuat analog basa nitrogen dalam penelitian kimia asam nukleat.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 56830-58-1
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan atau serbuk (garam hidroklorida)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya serta udara sesuai anjuran pada label produsen

Simpan bahan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena aminopirimidina yang kaya elektron dapat menggelap atau teroksidasi bila terpapar udara dan kelembapan dalam waktu lama. Penyimpanan di dalam desikator atau pemberian gas inert pada ruang kosong wadah sangat membantu menjaga mutu, terutama di lingkungan laboratorium yang lembap. Gunakan spatula bersih dan kering, tutup kembali wadah segera setelah pengambilan, dan simpan terpisah dari bahan pengoksidasi kuat maupun basa kuat. Kenakan jas laboratorium, sarung tangan, dan pelindung mata, serta tangani serbuk di dalam lemari asam.