Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 21938-47-6

2,3-Dichlorophenylhydrazine Hydrochloride TCI D2641

2,3-Dichlorophenylhydrazine Hydrochloride TCI D2641
Harga reguler Rp 3.630.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.630.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Deskripsi

TCI D2641 2,3-Dichlorophenylhydrazine Hydrochloride dengan nomor CAS 21938-47-6 adalah garam hidroklorida dari arilhidrazina yang cincin benzenanya membawa dua atom klor pada posisi 2 dan 3. Bahan ini merupakan balok pembangun non-heterosiklik yang sangat dikenal sebagai bahan awal pembentukan cincin heterosiklik bernitrogen. Di laboratorium, gugus hidrazina menyediakan dua nitrogen yang saling berikatan dan siap bereaksi dengan senyawa karbonil, sehingga menjadi pintu masuk paling langsung menuju hidrazon, pirazol, indol, serta berbagai kerangka azaheterosiklik lain yang menjadi tulang punggung senyawa bioaktif modern.

Sifat yang membuat bahan ini banyak dipilih adalah bentuknya sebagai garam hidroklorida. Arilhidrazina bebas cenderung mudah teroksidasi oleh udara dan berubah warna, sedangkan bentuk garamnya jauh lebih stabil, berupa padatan yang mudah ditimbang, disimpan, dan diangkut. Hidrazina bebas cukup dibangkitkan di dalam labu reaksi dengan menambahkan basa sesuai kebutuhan. Pola substitusi 2,3-diklor memberikan pengaruh elektronik dan sterik yang khas: kedua klor menarik elektron sehingga mengatur kereaktifan cincin, sekaligus mengarahkan regioselektivitas pada penutupan cincin Fischer, dan atom klor yang tersisa pada produk masih dapat dimanfaatkan sebagai titik penggandengan silang berkatalis paladium.

Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan laboratorium kimia organik sintetik di perguruan tinggi, kelompok riset penemuan obat, dan unit pengembangan agrokimia yang membangun pustaka senyawa heterosiklik. Ketersediaan dua ukuran kemasan memudahkan peneliti menyesuaikan pembelian dengan skala percobaan, mulai dari optimasi kondisi reaksi hingga penyiapan bahan antara dalam jumlah yang lebih besar.

Aplikasi Laboratorium

  • Sintesis indol Fischer: bereaksi dengan keton atau aldehida membentuk hidrazon yang menutup cincin menghasilkan indol tersubstitusi klor secara terarah.
  • Pembentukan cincin pirazol: bereaksi dengan senyawa 1,3-dikarbonil menghasilkan pirazol tersubstitusi aril yang banyak dipakai pada riset farmasi dan agrokimia.
  • Sintesis hidrazon sebagai zat antara: kondensasi cepat dengan aldehida menghasilkan turunan hidrazon yang berguna untuk kajian struktur maupun bahan pembentuk kompleks.
  • Pembangunan pustaka senyawa heterosiklik: dua atom klor menjadi titik penggandengan silang lanjutan sehingga satu kerangka dapat dikembangkan menjadi banyak turunan.
  • Sintesis kandidat agrokimia: kerangka arilhidrazina terklorinasi sering dijumpai pada senyawa pengendali hama dan gulma yang sedang dikembangkan.

Spesifikasi

  • Merek: TCI (kode produk D2641)
  • Nomor CAS: 21938-47-6
  • Kategori: Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
  • Varian/kemasan: 5 g dan 25 g
  • Bentuk fisik: padatan garam hidroklorida, dikemas berdasarkan bobot
  • Catatan penyimpanan: simpan tertutup rapat, sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Penanganan dan Penyimpanan

Simpan pada wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, jauh dari bahan pengoksidasi, basa kuat, dan sumber panas. Meskipun bentuk garam lebih stabil daripada hidrazina bebasnya, paparan udara dan cahaya dalam waktu lama tetap dapat menyebabkan perubahan warna, sehingga wadah sebaiknya segera ditutup rapat setelah penimbangan. Arilhidrazina termasuk golongan bahan yang perlu ditangani dengan hati-hati karena berpotensi mengiritasi dan menimbulkan kepekaan pada kulit; gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta bekerja di dalam lemari asam. Kumpulkan sisa dan tumpahan sebagai limbah kimia berbahaya.

English

TCI D2641 2,3-Dichlorophenylhydrazine Hydrochloride (CAS 21938-47-6) is a chlorinated arylhydrazine supplied as its hydrochloride salt, a form that is markedly more stable toward air oxidation than the free base and much easier to weigh and store. The free hydrazine is simply liberated in situ by adding a suitable base. Its hydrazine nitrogen pair condenses readily with aldehydes and ketones, making it a direct entry point to hydrazones, pyrazoles and Fischer indoles. The 2,3-dichloro substitution pattern tunes ring electronics, influences regiochemistry during cyclisation, and leaves chlorine handles available for subsequent palladium-catalysed cross-coupling. It is widely used in medicinal chemistry, agrochemical discovery and heterocyclic library synthesis. Available in 5 g and 25 g packs.

Referensi Ilmiah

  • Zeng dkk. (2025). Self-repairing tin-based perovskite solar cells using 2,4-dichlorophenylhydrazine hydrochloride as dopant. Synthetic Metals doi:10.1016/j.synthmet.2025.117882

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap