(R)-3,3'-Dibromo-2,2'-dimethoxy-1,1'-binaphthyl adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis asimetris untuk memperoleh produk dengan struktur chiral yang spesifik. Bahan ini sering digunakan sebagai reagen atau katalis dalam reaksi kimia yang memerlukan kontrol stereokimia yang ketat. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen kunci dalam proses pembuatan senyawa organik dengan aktivitas biologis tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan reaktan lain, sehingga meningkatkan efisiensi dan selektivitas reaksi. Sifat kimianya yang stabil dan kemampuannya untuk berikatan dengan molekul tertentu membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai aplikasi sintesis. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat fisika yang memudahkan proses pemrosesan dan penyimpanan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk pengembangan obat baru dan studi tentang aktivitas biologis senyawa chiral.
- Sintesis senyawa chiral dengan aktivitas farmakologis tinggi
- Pengembangan obat baru melalui reaksi asimetris
- Penelitian tentang struktur dan aktivitas senyawa organik
- Studi tentang efek stereokimia pada reaksi kimia
- Pemrosesan senyawa dalam bidang kimia makanan dan kosmetik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 75714-59-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Catalysts, Chiral Ligands, Chiral Reagents |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di lingkungan kering dan dingin sangat dianjurkan untuk mempertahankan stabilitasnya. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, bahan ini harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
—
