Dimethyl Octadecanedioate adalah diester metil dari asam oktadekandioat, yaitu asam dikarboksilat berantai lurus dengan delapan belas atom karbon. Sebagai bahan pembangun non-heterosiklik, senyawa ini menyediakan rantai alifatik panjang yang kedua ujungnya telah teraktivasi dalam bentuk ester, siap untuk reaksi transesterifikasi, hidrolisis, reduksi, aminolisis, maupun kondensasi Dieckmann. Di laboratorium, peranannya mencakup dua sisi: sebagai monomer atau prekursor pada sintesis polimer dan makrosiklus, serta sebagai senyawa acuan berantai panjang pada pekerjaan analisis lipid dan kromatografi gas yang membutuhkan pembanding dengan panjang rantai tertentu.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah kombinasi rantai hidrokarbon panjang yang bersifat hidrofobik dengan dua gugus ester yang reaktif secara terkendali. Ester metil jauh lebih mudah ditangani dan dimurnikan dibandingkan asam dikarboksilat rantai panjang yang cenderung sukar larut dan bertitik leleh tinggi, sehingga reaksi dapat dijalankan dalam pelarut organik biasa dengan pelarutan yang lebih baik. Simetri molekulnya menyederhanakan analisis spektrum NMR dan spektrometri massa, memudahkan pemantauan reaksi. Rantai C18 yang panjang juga memberi keluwesan yang dibutuhkan untuk membentuk cincin besar dan menyumbang sifat lentur serta ketahanan air pada bahan polimer yang dihasilkan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa berantai panjang seperti ini relevan bagi riset kimia polimer, oleokimia, dan bahan berbasis minyak nabati, bidang yang berkembang seiring besarnya industri kelapa sawit dan turunan asam lemak di dalam negeri. Kemasan 5 g dan 25 g memungkinkan peneliti melakukan penapisan kondisi reaksi pada skala kecil lalu melanjutkan ke sintesis bahan dalam jumlah lebih besar. Bahan ini juga berguna sebagai pembanding baku pada laboratorium analisis lipid dan pengujian mutu.
- Monomer sintesis poliester dan poliamida: kedua gugus ester dapat bereaksi dengan diol atau diamina melalui polikondensasi, sehingga menghasilkan polimer berselang rantai panjang yang lentur.
- Sintesis makrosiklus dan senyawa cincin besar: rantai delapan belas karbon yang lentur mendukung penutupan cincin intramolekul, misalnya melalui kondensasi Dieckmann atau reaksi terkait lainnya.
- Senyawa acuan pada analisis kromatografi gas: struktur diester simetris berantai panjang menjadikannya pembanding yang jelas untuk kalibrasi waktu retensi pada pekerjaan analisis lipid dan ester.
- Prekursor surfaktan dan bahan oleokimia: gugus ester dapat direduksi menjadi diol atau diamidasi, sehingga rantai hidrofobik panjangnya dimanfaatkan untuk merancang molekul amfifilik.
- Bahan uji reaksi transesterifikasi dan katalisis: sifatnya yang stabil dan mudah dipantau membuatnya cocok sebagai substrat model dalam pengujian aktivitas katalis asam, basa, maupun enzim lipase.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1472-93-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan berlilin pada suhu ruang; rincian mengacu pada label kemasan dan Certificate of Analysis |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering dengan wadah tertutup rapat sesuai anjuran label produsen |
Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, mengikuti anjuran pada label serta lembar data keselamatan produsen. Botol kaca bertutup berlapis merupakan wadah yang sesuai, sebab gugus ester dapat terhidrolisis secara perlahan bila terpapar kelembapan bersama asam atau basa. Hindari penyimpanan bersama basa kuat, asam kuat, dan oksidator kuat. Gunakan spatula bersih dan kering saat menimbang, serta biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Meski risikonya tergolong rendah, tetap gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, dan bersihkan sisa bahan berminyak dari meja kerja dengan pelarut yang sesuai.
—
