Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2049-70-9

Diethyl 2-Ethyl-2-methylmalonate TCI D3630

Diethyl 2-Ethyl-2-methylmalonate TCI D3630
Harga reguler Rp 1.979.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.979.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3630 Diethyl 2-Ethyl-2-methylmalonate adalah ester dietil dari asam malonat yang telah tersubstitusi penuh pada karbon tengahnya oleh gugus etil dan gugus metil. Senyawa ini dikelompokkan sebagai *non-heterocyclic building block*, dan perannya di laboratorium adalah menyediakan unit dua-karbonil dengan pusat karbon kuarterner yang sudah terbentuk. Karena karbon tengah tidak lagi memiliki hidrogen asam, senyawa ini berperilaku berbeda dari malonat biasa dan sangat berguna ketika kimiawan ingin memasukkan gugus bercabang yang tidak dapat mengalami epimerisasi atau reaksi alkilasi lanjutan yang tidak diinginkan.

Sifat yang menjadikan senyawa ini pilihan menarik adalah dua gugus ester yang tersusun pada satu karbon sehingga dapat diolah secara serentak maupun bertahap. Kedua ester dapat dihidrolisis menjadi asam malonat tersubstitusi yang selanjutnya mengalami dekarboksilasi terkendali untuk menghasilkan asam karboksilat bercabang, atau direduksi menjadi diol. Gugus etil dan metil pada karbon kuarterner memberikan halangan sterik yang menstabilkan produk terhadap racemisasi dan memberi bentuk tiga dimensi yang khas. Sifat ini banyak dimanfaatkan pada rancangan molekul yang menuntut kerangka kaku dan terdefinisi jelas.

Di Indonesia, bahan ini biasanya dipakai laboratorium sintesis organik di universitas, laboratorium riset kimia bahan, serta unit pengembangan farmasi yang menyusun zat antara bercabang. Ketersediaan kemasan 5 g dan 25 g memberi keluwesan: kemasan kecil untuk penjajakan awal kondisi reaksi, dan kemasan lebih besar untuk tahap sintesis yang sudah mapan dan memerlukan pengulangan berkala.

  • Sintesis asam karboksilat bercabang, karena hidrolisis kedua gugus ester diikuti dekarboksilasi menghasilkan rangka karbon kuarterner yang sulit dibuat dengan cara lain.
  • Pembuatan zat antara farmasi, karena kerangka malonat tersubstitusi sering dipakai menyusun cincin dan rantai samping pada berbagai molekul bioaktif.
  • Reaksi kondensasi dan siklisasi dengan nukleofil binukleofilik, karena dua gugus karbonil ester memungkinkan pembentukan cincin enam anggota secara efisien.
  • Sintesis diol melalui reduksi ester, karena kedua ester dapat direduksi menjadi gugus hidroksil untuk menghasilkan monomer diol bercabang bagi penelitian polimer.
  • Studi efek sterik dalam reaktivitas ester, karena karbon kuarterner di sebelah gugus ester menyediakan model jelas untuk mengamati hambatan ruang pada laju reaksi.

Merek TCI
Nomor CAS 2049-70-9
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik umumnya berupa cairan ester pada suhu ruang; rujuk keterangan pada label pemasok
Penyimpanan tempat sejuk, kering, berventilasi baik, wadah tertutup rapat dan jauh dari nyala api

Simpan di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas, percikan api, dan sinar matahari langsung. Gunakan wadah asli atau botol kaca berpenutup rapat dan tahan pelarut; hindari tutup berbahan karet yang dapat melunak akibat kontak dengan ester. Karena gugus ester dapat terhidrolisis perlahan oleh uap air, tutup wadah harus segera dikencangkan setelah pemindahan cairan. Lakukan pemipetan dan penuangan di dalam lemari asam menggunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jangan menyimpan bersama basa kuat, asam kuat, atau oksidator, dan sediakan bahan penyerap untuk menangani ceceran.

  • Hwu dkk. (2004). Vapor–liquid equilibrium of carbon dioxide with diethyl methylmalonate, diethyl ethylmalonate and diethyl n-butylmalonate at elevated pressures. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2003.08.014
  • Blumbach (2000). Biotransformation and Male Rat-Specific Renal Toxicity of Diethyl Ethyl- and Dimethyl Methylphosphonate. Toxicological Sciences doi:10.1093/toxsci/53.1.24

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.