Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1779-10-8

4,7-Dibromo-3-hydroxy-2-naphthoic Acid TCI D3646

4,7-Dibromo-3-hydroxy-2-naphthoic Acid TCI D3646
Harga reguler Rp 4.398.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.398.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3646 4,7-Dibromo-3-hydroxy-2-naphthoic Acid adalah building block non-heterosiklik berbasis kerangka naftalena yang membawa gugus hidroksil, gugus asam karboksilat pada posisi bersebelahan, serta dua atom brom. Kerangka 3-hidroksi-2-naftoat sendiri merupakan motif klasik dalam kimia zat warna dan pigmen, dan kehadiran dua substituen brom memperkaya kemungkinan transformasi lanjutan. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan awal untuk membuat amida naftol, ester, serta senyawa azo, dan juga sebagai substrat reaksi kopling silang karena ikatan karbon–brom pada cincin aromatik siap diaktivasi oleh katalis logam transisi.

Sifat yang membuat bahan ini dipilih adalah kombinasi gugus hidroksil dan karboksil yang berdekatan pada sistem aromatik luas. Kedekatan tersebut memungkinkan ikatan hidrogen intramolekul, mendukung pembentukan kompleks logam yang stabil, dan menghasilkan sistem terkonjugasi dengan sifat serapan cahaya yang menarik untuk penelitian kromofor. Atom brom menyumbang dua peran sekaligus: menaikkan bobot serta polarisabilitas molekul yang memengaruhi warna dan kristalinitas produk, sekaligus berfungsi sebagai titik pegangan sintetik untuk reaksi kopling Suzuki, Sonogashira, atau aminasi Buchwald. Sebagai padatan aromatik, reagen ini stabil pada penyimpanan biasa dan mudah ditangani dalam pekerjaan sintesis sehari-hari.

Di Indonesia, bahan ini banyak dicari oleh laboratorium kimia organik dan kimia material di perguruan tinggi, laboratorium riset zat warna dan pigmen, serta unit pengembangan produk kimia khusus, termasuk laboratorium tekstil dan tinta yang melakukan penelitian formulasi. Kemasan 5 g sesuai untuk penelitian skala laboratorium, penapisan kondisi reaksi, dan pembuatan sampel percobaan. Ukuran ini membantu laboratorium memperoleh bahan awal khusus tanpa harus menyimpan persediaan besar yang belum tentu terpakai seluruhnya.

  • Sintesis pewarna dan pigmen azo: kerangka hidroksinaftoat merupakan komponen kopling klasik yang menghasilkan warna kuat serta ketahanan cahaya yang baik.
  • Reaksi kopling silang terkatalisis paladium: ikatan karbon–brom pada cincin naftalena memberi dua titik reaksi untuk memasang gugus aril, alkinil, atau amino.
  • Pembuatan amida naftol: reaksi gugus karboksil dengan amina menghasilkan turunan yang banyak dipakai sebagai komponen pigmen dan penanda histokimia.
  • Kimia koordinasi: pasangan gugus hidroksil dan karboksilat berdekatan mampu mengikat ion logam sehingga berguna untuk penelitian kompleks dan material berpori.
  • Penelitian material optik organik: sistem aromatik terkonjugasi yang tersubstitusi brom sering ditelaah untuk sifat serapan, fluoresensi, dan penataan kristal molekulnya.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 1779-10-8
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik padatan aromatik (turunan asam naftoat)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label produsen

Simpan wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya langsung serta kelembapan agar warna dan kemurnian bahan tetap terjaga. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat. Karena berbentuk padatan berwarna yang mudah menempel, penimbangan sebaiknya dilakukan di lemari asam atau area berventilasi baik untuk mencegah terhirupnya debu dan penyebaran serbuk ke permukaan kerja. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; bersihkan tumpahan secara kering lalu buang sebagai limbah kimia berlabel sesuai lembar data keselamatan produsen.