Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 20306-22-3

Diallyl 1,4-Cyclohexanedicarboxylate (cis- and trans- mixture) TCI D3768

Diallyl 1,4-Cyclohexanedicarboxylate (cis- and trans- mixture) TCI D3768
Harga reguler Rp 3.277.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.277.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3768 Diallyl 1,4-Cyclohexanedicarboxylate (campuran cis- dan trans-) dengan nomor CAS 20306-22-3 adalah diester alil dari asam 1,4-sikloheksandikarboksilat yang diposisikan sebagai monomer bagi pekerjaan kimia polimer. Molekul ini membawa dua gugus alil yang dapat dipolimerisasi pada kedua ujung rangka sikloheksana, sehingga berperan sebagai monomer bifungsional maupun agen penaut silang (crosslinker). Di laboratorium sintesis material, senyawa semacam ini menjadi titik awal untuk membangun jaringan polimer termoset, resin alil, serta sistem kopolimer yang membutuhkan simpul silang terdistribusi merata di dalam matriks.

Karakteristik yang membuat monomer ini dipilih terletak pada kombinasi dua ikatan rangkap alil yang reaktif terhadap polimerisasi radikal dan rangka sikloheksana yang bersifat alifatik. Berbeda dengan analog aromatik seperti diester ftalat, cincin sikloheksana tidak menyerap sinar ultraviolet secara kuat, sehingga jaringan yang terbentuk umumnya lebih dihargai pada aplikasi yang menuntut kejernihan optik dan ketahanan terhadap penuaan akibat cahaya. Bentuk campuran cis- dan trans- juga memberi keragaman geometri yang memengaruhi kerapatan penataan rantai, dan hal itu sering dimanfaatkan peneliti untuk mengatur kekakuan produk akhir.

Bagi laboratorium di Indonesia, monomer ini banyak dicari oleh kelompok riset polimer di perguruan tinggi, pusat penelitian material, serta divisi pengembangan produk pelapis dan resin. Ketersediaan kemasan 25 g memudahkan tahap penjajakan formula dan uji polimerisasi skala kecil, sementara kemasan 250 g menopang pengulangan eksperimen atau penyiapan sampel uji mekanik. Kondisi tropis yang hangat dan lembap menuntut disiplin penyimpanan agar monomer tetap stabil selama masa pemakaian.

  • Sintesis resin termoset berbasis alil, karena dua gugus alil pada satu molekul memungkinkan pembentukan jaringan tiga dimensi melalui polimerisasi radikal terkendali di laboratorium.
  • Agen penaut silang untuk kopolimerisasi, sebab monomer bifungsional ini dapat disisipkan ke dalam campuran monomer vinil guna menaikkan kerapatan simpul silang jaringan.
  • Riset material optik dan pelapis bening, karena rangka sikloheksana alifatik tidak membawa kromofor aromatik yang mudah menguning saat terpapar sinar ultraviolet berkepanjangan.
  • Studi kinetika polimerisasi radikal, karena reaktivitas gugus alil yang moderat memberi jendela waktu pengamatan yang nyaman bagi pengukuran konversi dan gelasi.
  • Pengembangan komposit dan matriks perekat skala laboratorium, sebab monomer ini dapat diformulasikan bersama inisiator peroksida untuk mengeraskan matriks pada pengujian sifat mekanik.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 20306-22-3
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 25 g dan 250 g
Bentuk fisik mengacu pada lembar data dan Certificate of Analysis lot yang diterima
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya serta sumber panas

Simpan botol pada tempat sejuk, kering, dan gelap, jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, serta senyawa peroksida dan oksidator kuat yang dapat memicu polimerisasi tak terkendali. Gunakan wadah asli yang tertutup rapat dan hindari membiarkan botol terbuka lama agar tidak terjadi kontaminasi maupun penyerapan uap air dari udara. Penimbangan sebaiknya dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata. Bersihkan tumpahan dengan bahan penyerap inert dan buang sesuai prosedur limbah kimia organik laboratorium. Selalu baca Safety Data Sheet resmi sebelum bekerja.