TCI

CAS 67061-69-2

2,6-Dibromodithieno[3,2-b:2',3'-d]thiophene TCI D3799

2,6-Dibromodithieno[3,2-b:2',3'-d]thiophene TCI D3799
Harga reguler Rp 2.863.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.863.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3799 2,6-Dibromodithieno[3,2-b:2',3'-d]thiophene adalah building block semikonduktor organik berbasis inti ditienotiofena, yaitu sistem tiga cincin tiofena yang terfusi menjadi satu kerangka datar dan kaku. Dua atom brom pada posisi 2 dan 6 terletak pada ujung-ujung sistem terkonjugasi, sehingga senyawa ini dirancang khusus untuk perpanjangan rantai secara linear melalui reaksi kopling. Di laboratorium riset material, senyawa ini menjadi monomer dan unit inti pada pembuatan polimer terkonjugasi maupun molekul kecil untuk perangkat elektronik organik yang menuntut struktur berkinerja tinggi.

Keunggulan struktural yang membuatnya banyak dipilih terletak pada kerangka terfusi yang memaksa seluruh sistem tetap datar dan mencegah puntiran antar cincin, sehingga tumpang tindih orbital sepanjang rantai berlangsung optimal dan delokalisasi elektron menjadi lebih efektif. Kerangka kaya belerang ini juga mendorong interaksi antarmolekul yang mengarah pada penataan lapisan tipis yang rapat dan teratur, faktor penting bagi mobilitas pembawa muatan. Selain itu, inti terfusi memberi kestabilan termal dan oksidatif yang lebih baik dibandingkan rantai tiofena yang tidak terfusi. Posisi brom pada kedua ujung alfa memastikan reaksi kopling menghasilkan sambungan yang teratur dan terarah, sehingga struktur polimer yang terbentuk lebih terdefinisi.

Laboratorium riset material di Indonesia memanfaatkan bahan semacam ini pada penelitian sel surya organik, transistor efek medan organik, dan divais optoelektronik lain di lingkungan perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Kemasan 200 mg sesuai dengan pola pemakaian riset semikonduktor organik yang umumnya bekerja pada skala miligram namun menuntut kualitas bahan yang sangat baik.

  • Monomer polimerisasi kopling silang: kedua gugus bromo alfa memungkinkan polimerisasi Stille atau Suzuki menghasilkan polimer terkonjugasi dengan sambungan yang teratur.
  • Unit inti pada polimer donor-akseptor: kerangka kaya belerang berperan sebagai unit donor elektron yang menentukan lebar celah pita bahan aktif sel surya organik.
  • Sintesis molekul kecil semikonduktor: dipakai membangun molekul terkonjugasi terdefinisi untuk lapisan aktif transistor efek medan organik berperforma tinggi.
  • Pengembangan bahan optoelektronik: turunannya diteliti untuk aplikasi pemancar cahaya dan fotodetektor yang membutuhkan sistem terkonjugasi datar dan stabil.
  • Kajian hubungan struktur dan kinerja divais: menjadi inti pembanding untuk mempelajari pengaruh fusi cincin terhadap mobilitas muatan dan penataan lapisan tipis.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D3799
Nomor CAS 67061-69-2
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Material Building Blocks > Polymer/Macromolecule Semiconductor Building Blocks
Ukuran kemasan 200 mg
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang; pemerian rinci mengacu pada lembar data pemasok
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, sebaiknya di bawah gas inert

Karena digunakan pada skala miligram untuk aplikasi yang sangat peka terhadap pengotor, bahan ini sebaiknya disimpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, dan diletakkan di dalam desikator atau lemari kering yang sejuk. Penyimpanan di bawah atmosfer gas inert sangat dianjurkan agar tidak terjadi oksidasi permukaan yang dapat memengaruhi hasil reaksi kopling maupun kinerja divais. Gunakan spatula kering dan bersih, timbang dengan cepat, lalu tutup kembali wadah untuk mencegah masuknya uap air. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta bekerja di lemari asam untuk menghindari terhirupnya serbuk halus.