Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 502764-54-7

3,5-Dibromodithieno[3,2-b:2',3'-d]thiophene TCI D3800

3,5-Dibromodithieno[3,2-b:2',3'-d]thiophene TCI D3800
Harga reguler Rp 4.132.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.132.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3800 3,5-Dibromodithieno[3,2-b:2',3'-d]thiophene adalah building block semikonduktor organik yang menggunakan inti ditienotiofena terfusi yang sama seperti sepupunya, namun dengan atom brom terletak pada posisi 3 dan 5. Perbedaan posisi substitusi ini bukan sekadar detail penomoran, melainkan penentu arah pertumbuhan rantai terkonjugasi yang terbentuk setelah reaksi kopling. Karena itu senyawa ini menjadi bahan penting bagi peneliti yang ingin membangun arsitektur molekul dengan geometri berbeda dari jalur substitusi alfa yang lazim, misalnya rantai yang melengkung atau struktur bercabang dengan sifat penataan yang khas.

Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah kombinasi antara kerangka datar dan kaku khas ditienotiofena dengan pola substitusi yang tidak konvensional. Inti terfusi kaya belerang tetap memberikan delokalisasi elektron yang efektif, kestabilan termal yang baik, serta kecenderungan interaksi antarmolekul yang kuat. Sementara itu, penempatan brom pada posisi beta mengubah sudut sambungan antar unit, sehingga polimer atau oligomer yang dihasilkan memiliki bentuk rantai, kelarutan, dan morfologi lapisan tipis yang berbeda dibandingkan isomer alfa. Peneliti memanfaatkan perbedaan ini untuk menyetel celah pita, kelarutan dalam pelarut pemroses, dan kerapatan penataan molekul sesuai kebutuhan divais yang sedang dikembangkan.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi kelompok riset material fungsional dan elektronik organik di perguruan tinggi serta lembaga penelitian yang menekuni sel surya organik dan divais lapisan tipis. Kemasan 200 mg memenuhi kebutuhan percobaan sintesis skala kecil, terutama pada tahap penjajakan struktur baru sebelum jalur sintesis dinyatakan mapan dan siap diperbesar.

  • Sintesis polimer terkonjugasi bergeometri khusus: posisi brom pada sisi beta menghasilkan sambungan rantai bersudut yang berbeda dari isomer alfa konvensional.
  • Kajian isomer posisi pada material organik: menjadi pembanding langsung untuk mempelajari pengaruh pola substitusi terhadap kelarutan, morfologi, dan kinerja divais.
  • Pembuatan molekul kecil semikonduktor: kerangka terfusi datarnya dipakai membangun oligomer terdefinisi untuk lapisan aktif transistor maupun sel surya organik.
  • Reaksi kopling silang berkatalis paladium: gugus bromo siap digunakan pada reaksi Stille dan Suzuki untuk menautkan unit akseptor elektron secara terkendali.
  • Riset arsitektur molekul bercabang: dimanfaatkan menyusun struktur berbentuk bintang atau berjaringan yang menuntut titik sambungan pada posisi tidak lazim.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D3800
Nomor CAS 502764-54-7
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Material Building Blocks > Polymer/Macromolecule Semiconductor Building Blocks
Ukuran kemasan 200 mg
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang; pemerian rinci mengacu pada lembar data pemasok
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, sebaiknya di bawah gas inert

Simpan bahan ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, di dalam desikator atau lemari penyimpanan yang sejuk dan kering. Karena dipakai pada skala miligram untuk reaksi kopling yang peka terhadap pengotor dan kelembapan, penyimpanan di bawah atmosfer gas inert sangat dianjurkan, terutama setelah wadah pertama kali dibuka. Gunakan spatula kering dan bersih, hindari kontaminasi silang antar bahan, serta tutup kembali wadah secepat mungkin setelah penimbangan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, dan lakukan seluruh penanganan serbuk di dalam lemari asam agar debu halus tidak terhirup.