Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 767291-67-8

(1S,2S)-N,N'-Dimethyl-N,N'-bis(3,3-dimethylbutyl)cyclohexane-1,2-diamine TCI D3809

(1S,2S)-N,N'-Dimethyl-N,N'-bis(3,3-dimethylbutyl)cyclohexane-1,2-diamine TCI D3809
Harga reguler Rp 4.486.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.486.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3809 dengan nomor CAS 767291-67-8 adalah (1S,2S)-N,N'-Dimethyl-N,N'-bis(3,3-dimethylbutyl)cyclohexane-1,2-diamine, ligan diamina kiral yang merupakan bayangan cermin dari varian (1R,2R). Senyawa ini mengikat logam transisi melalui dua atom nitrogennya dan membentuk lingkungan koordinasi asimetris yang mengarahkan jalannya reaksi katalitik. Perannya di laboratorium adalah sebagai pengendali stereokimia: dengan memilih konfigurasi S,S, peneliti dapat mengarahkan pembentukan produk ke enansiomer yang berlawanan dibandingkan ketika menggunakan pasangan R,R-nya, tanpa mengubah bagian lain dari sistem reaksi.

Sifat yang membuatnya menarik adalah kerangka sikloheksana trans yang kaku, sehingga posisi kedua atom nitrogen relatif terkunci dan geometri kompleks logam yang terbentuk lebih dapat diprediksi. Gugus N-metil bersama rantai 3,3-dimetilbutil menghadirkan halangan sterik yang cukup besar di sekitar pusat logam, dan halangan inilah yang menerjemahkan informasi kiral ligan menjadi selektivitas nyata pada produk. Rantai alkil bercabang juga meningkatkan kelarutan senyawa dalam pelarut organik, sehingga larutan katalis homogen lebih mudah disiapkan dan reaksi berlangsung merata di seluruh volume campuran.

Di Indonesia, ligan kiral seperti ini dipakai oleh kelompok riset sintesis asimetris di universitas, laboratorium riset dan pengembangan industri farmasi, serta laboratorium yang menyiapkan senyawa antara enansiomurni. Ketersediaan kedua enansiomer dalam satu seri produk sangat membantu dalam merancang percobaan pembanding dan memastikan bahwa hasil stereoselektif benar-benar berasal dari ligan. Kemasan 1 g memadai untuk sejumlah besar percobaan berskala penelitian karena pemakaian ligan bersifat katalitik.

  • Ligan katalisis tembaga: senyawa ini mendampingi garam tembaga pada reaksi kopling pembentukan ikatan karbon–nitrogen maupun karbon–oksigen dengan pengendalian stereokimia yang baik.
  • Sintesis enansioselektif: konfigurasi S,S mengarahkan pembentukan enansiomer tertentu sehingga berguna untuk menyiapkan senyawa antara enansiomurni dalam riset farmasi.
  • Percobaan pembanding stereokimia: dipakai berpasangan dengan varian R,R untuk membuktikan bahwa selektivitas produk memang dikendalikan oleh kiralitas ligan.
  • Penyiapan kompleks logam kiral: senyawa ini direaksikan dengan prekursor logam untuk membentuk katalis terdefinisi yang kemudian dikarakterisasi secara spektroskopi.
  • Pengembangan metodologi katalitik: variasi ligan dalam optimasi kondisi membantu peneliti menemukan sistem katalis yang memberikan konversi dan selektivitas terbaik.

Merek TCI
Nomor CAS 767291-67-8
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Catalysts, Chiral Ligands, Chiral Reagents
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari udara lembap; ikuti anjuran pada label produk
  • Kode produk: D3809

Sebagai amina alifatik yang bersifat basa, senyawa ini sebaiknya dilindungi dari paparan udara berkepanjangan karena dapat menyerap uap air dan karbon dioksida. Tutup botol rapat-rapat setiap selesai digunakan dan simpan di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, serta gelap, terpisah dari asam kuat dan oksidator. Pengambilan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan peralatan kering, dan bila prosedur menuntut kondisi bebas udara gunakan teknik gas inert. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium karena amina dapat mengiritasi kulit serta mata. Buang limbah melalui jalur limbah organik berlabel.