Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 207742-50-5

3,3'-Dibromo-5,5'-bis(trimethylsilyl)-2,2'-bithiophene TCI D3941

3,3'-Dibromo-5,5'-bis(trimethylsilyl)-2,2'-bithiophene TCI D3941
Harga reguler Rp 3.807.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.807.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3941 3,3'-Dibromo-5,5'-bis(trimethylsilyl)-2,2'-bithiophene adalah building block bitiofena yang dirancang khusus untuk kimia material, terutama pembuatan semikonduktor polimer dan makromolekul terkonjugasi. Molekul ini memuat inti dua cincin tiofena yang terhubung pada posisi 2 dan 2', dengan atom brom pada posisi 3 dan 3' serta gugus trimetilsilil pada posisi 5 dan 5'. Pola substitusi yang tertata rapi ini menjadikannya bahan awal yang sangat berharga bagi peneliti yang perlu membangun kerangka aromatik terfusi dengan posisi reaksi yang benar-benar terkendali.

Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah adanya dua jenis gugus fungsi yang berperan berbeda. Atom brom pada posisi 3 dan 3' berfungsi sebagai titik reaktif untuk reaksi kopling silang terkatalisis logam maupun pertukaran halogen-logam, yaitu langkah kunci pembentukan jembatan antar-cincin. Sementara itu, gugus trimetilsilil pada posisi 5 dan 5' bekerja sebagai pelindung sekaligus penghalang posisi alfa yang paling reaktif, mencegah reaksi terjadi di tempat yang tidak diinginkan. Gugus silil ini kemudian dapat dilepas atau digantikan pada tahap berikutnya, memberikan kendali regiokimia yang sulit dicapai dengan bitiofena sederhana.

Kelompok riset material di Indonesia memakai bahan semacam ini untuk mengembangkan polimer terkonjugasi, bahan aktif sel surya organik, dan lapisan semikonduktor pada perangkat elektronik organik. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai dengan pola kerja laboratorium riset yang mengerjakan sintesis multitahap dalam skala milimol, sekaligus menjaga agar bahan bernilai tinggi ini digunakan secara efisien.

  • Sintesis sistem tiofena terfusi seperti siklopentaditiofena dan ditienosilol, karena posisi 3 dan 3' terbrominasi memungkinkan pembentukan jembatan antar-cincin secara terarah.
  • Reaksi kopling silang terkatalisis paladium, sebab ikatan karbon-brom pada cincin tiofena bereaksi baik pada kondisi Suzuki, Stille, maupun Negishi yang lazim di laboratorium.
  • Pembuatan monomer semikonduktor polimer, karena kendali regiokimia yang diberikan gugus silil menghasilkan struktur rantai terdefinisi dengan sifat listrik yang dapat diulang.
  • Pengembangan bahan sel surya organik, mengingat unit bitiofena terfusi kerap menjadi bagian donor pada kopolimer donor-akseptor dengan penyerapan cahaya lebar.
  • Sintesis oligotiofena terdefinisi, sebab gugus trimetilsilil dapat dilepas atau ditukar secara terkendali untuk memperpanjang rantai konjugasi tahap demi tahap.

Merek TCI (kode produk D3941)
Nomor CAS 207742-50-5
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Material Building Blocks > Polymer/Macromolecule Semiconductor Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya

Simpan senyawa ini dalam wadah tertutup rapat yang terlindung dari cahaya di tempat sejuk dan kering, karena turunan tiofena terbrominasi dapat mengalami penurunan mutu bila terpapar cahaya dan udara dalam waktu lama, dan mutu bahan awal sangat menentukan keberhasilan sintesis multitahap yang mengikutinya. Penyimpanan di bawah atmosfer gas inert dianjurkan setelah botol dibuka, terutama bila bahan akan dipakai untuk reaksi organologam yang peka. Gunakan spatula kering dan bersih, hindari kontaminasi air, serta lakukan penanganan di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium.