TCI
4,7-Dibromo-2,1,3-benzoselenadiazole TCI D3944
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Deskripsi
4,7-Dibromo-2,1,3-benzoselenadiazole adalah blok bangunan semikonduktor organik yang tersusun atas inti benzoselenadiazol dengan dua atom brom pada posisi 4 dan 7. Di laboratorium ilmu material, senyawa ini berperan sebagai unit akseptor elektron yang siap dipolimerisasi maupun dikopling untuk membangun sistem donor-akseptor. Dua gugus bromo yang terletak simetris menjadikannya monomer bifungsional yang ideal untuk reaksi kopling silang seperti Stille, Suzuki, maupun kopling langsung C-H, sehingga peneliti dapat merangkai polimer terkonjugasi dengan struktur rantai yang terkendali dan berulang secara teratur.
Karakteristik utama yang membuatnya dipilih adalah kehadiran atom selenium menggantikan belerang pada kerangka benzotiadiazol yang lebih umum. Atom selenium berukuran lebih besar, lebih mudah terpolarisasi, dan menyumbang interaksi antarmolekul yang lebih kuat, sehingga polimer yang dihasilkan cenderung memiliki celah pita lebih sempit, serapan bergeser ke arah gelombang panjang, serta penataan rantai dalam lapisan tipis yang lebih rapat. Sifat tersebut sangat dicari pada penelitian sel surya organik dan detektor inframerah dekat. Selain itu, inti benzoselenadiazol bersifat miskin elektron yang stabil sehingga cocok dipasangkan dengan berbagai unit donor.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan pada kelompok riset material fungsional, elektronika organik, dan energi terbarukan di universitas serta lembaga penelitian nasional. Kemasan 1 g sesuai dengan pola kerja penelitian polimer terkonjugasi yang umumnya berlangsung pada skala ratusan miligram per batch, sehingga satu kemasan cukup untuk beberapa kali percobaan polimerisasi beserta optimasi kondisi kopling dan pemurnian produk.
Aplikasi Laboratorium
- Monomer akseptor pada polimer donor-akseptor, karena dua gugus bromo simetris memungkinkan polikondensasi terkontrol menghasilkan rantai terkonjugasi dengan urutan unit yang teratur.
- Penelitian sel surya organik, sebab celah pita sempit yang disumbang inti selenadiazol memperluas jangkauan penyerapan cahaya matahari ke daerah gelombang panjang.
- Pengembangan material inframerah dekat, karena atom selenium menurunkan energi transisi elektronik sehingga serapan dan emisi bergeser melewati batas daerah tampak.
- Reaksi kopling silang Suzuki dan Stille skala riset, mengingat ikatan karbon-brom pada cincin aromatik miskin elektron ini reaktif terhadap katalis paladium.
- Sintesis molekul kecil semikonduktor untuk transistor dan fotodetektor, karena unit akseptornya dapat diapit dua unit donor membentuk struktur terkonjugasi simetris.
Spesifikasi
- Merek: TCI
- Nomor CAS: 63224-42-0
- Kategori: Materials Science > Material Building Blocks > Polymer/Macromolecule Semiconductor Building Blocks
- Varian/kemasan: 1 g
- Bentuk fisik: padatan heterosiklik terbrominasi; penampakan lot mengikuti label dan Certificate of Analysis produsen
- Catatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai instruksi label
Penanganan dan Penyimpanan
Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa terkonjugasi terbrominasi dapat mengalami perubahan mutu bila terpapar cahaya dan kelembapan dalam waktu lama. Penyimpanan di dalam desikator atau lemari kering sangat membantu di iklim tropis. Timbang bahan dengan spatula bersih dan kering, hindari kontaminasi silang, lalu tutup kembali wadah segera. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan bekerja di lemari asam saat menangani serbuk. Senyawa yang mengandung selenium perlu diperlakukan hati-hati; kumpulkan sisa dan limbah pada wadah limbah kimia berlabel.
English
4,7-Dibromo-2,1,3-benzoselenadiazole (CAS 63224-42-0) is a symmetric dibrominated building block used to construct conjugated semiconducting polymers and small molecules. The electron-deficient benzoselenadiazole core acts as a strong acceptor unit, and replacing sulfur with the larger, more polarisable selenium atom typically narrows the optical band gap, red-shifts absorption toward the near-infrared, and promotes tighter intermolecular packing in thin films. The two bromine atoms at the 4 and 7 positions make it an ideal bifunctional monomer for palladium-catalysed Stille, Suzuki, and direct arylation polymerisation with donor comonomers. It is widely applied in organic photovoltaic research, near-infrared photodetectors, and organic transistor materials, and is supplied in a 1 g research-scale pack.
Dokumen Keamanan & Mutu
Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.
Contoh CoA segera tersedia.Bagikan

Produk Terkait
-
5-Bromobenzoxazole TCI B5515
Harga reguler Dari Rp 1.888.950,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.888.950,00 -
BMS-599626 TCI B5520
Harga reguler Dari Rp 3.927.000,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 3.927.000,00 -
6-Bromobenzo[b]thiophene TCI B5523
Harga reguler Rp 3.777.900,00Harga regulerHarga obral Rp 3.777.900,00 -
3-tert-Butyl4-Methyl(4R,5S)-2,2,5-Trimethyloxazolidine-3,4-dicarboxylate TCI B5538
Harga reguler Rp 3.306.450,00Harga regulerHarga obral Rp 3.306.450,00 -
Biotin-PEG4-Azide TCI B5546
Harga reguler Rp 8.794.800,00Harga regulerHarga obral Rp 8.794.800,00 -
Benzo[b]benzo[4,5]thieno[2,3-d]thiophene TCI B5551
Harga reguler Dari Rp 1.004.850,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.004.850,00 -
2-Bromo-5-(4-hexylphenyl)thiophene TCI B5553
Harga reguler Rp 3.571.050,00Harga regulerHarga obral Rp 3.571.050,00 -
Biotin-PEG4-Amine TCI B5560
Harga reguler Dari Rp 1.683.150,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.683.150,00