Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 909280-97-3

2,6-Dibromobenzo[1,2-b:4,5-b']dithiophene TCI D3954

2,6-Dibromobenzo[1,2-b:4,5-b']dithiophene TCI D3954
Harga reguler Rp 7.024.500,00
Harga reguler Harga obral Rp 7.024.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,6-Dibromobenzo[1,2-b:4,5-b']dithiophene adalah blok bangunan semikonduktor berbasis kerangka benzoditiofena, yaitu sistem aromatik terfusi yang menggabungkan satu cincin benzena dengan dua cincin tiofena dalam susunan simetris. Dua atom brom pada posisi 2 dan 6 menjadikannya monomer bifungsional yang siap dipakai dalam reaksi kopling silang untuk membangun polimer maupun oligomer terkonjugasi. Di laboratorium ilmu material, unit ini termasuk unit donor elektron paling populer dalam perancangan bahan aktif sel surya organik dan transistor organik karena kerangkanya sangat rata dan kaku.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah geometri planar terfusi yang mendorong terjadinya tumpukan pi antarmolekul secara teratur pada keadaan padat. Susunan yang rapat itu memperbesar tumpang tindih orbital sehingga mobilitas pembawa muatan dalam lapisan tipis meningkat. Kandungan belerang pada dua cincin tiofena juga menyumbang interaksi antarrantai yang menstabilkan morfologi film. Simetri molekul yang tinggi memastikan polimer yang terbentuk memiliki struktur berulang teratur tanpa cacat regioisomer, sementara ikatan karbon-brom pada posisi alfa cincin tiofena sangat reaktif terhadap katalis paladium sehingga reaksi Suzuki maupun Stille berjalan dengan hasil yang baik.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini dipakai oleh kelompok riset polimer terkonjugasi, energi surya organik, dan elektronika cetak di universitas serta lembaga riset. Pilihan kemasan 1 g dan 5 g memudahkan penyesuaian dengan tahapan penelitian: ukuran kecil untuk eksplorasi awal dan penapisan kondisi reaksi, sedangkan ukuran besar untuk sintesis polimer berulang dan penyiapan bahan uji perangkat.

  • Monomer donor pada polimer terkonjugasi donor-akseptor, karena kerangka benzoditiofena yang planar meningkatkan keteraturan rantai dan mobilitas pembawa muatan lapisan tipis.
  • Sintesis material sel surya organik, sebab unit ini menyumbang tingkat energi orbital yang sesuai untuk memasangkan donor dengan berbagai unit akseptor terkonjugasi.
  • Pembuatan semikonduktor untuk transistor efek medan organik, mengingat penataan tumpukan pi yang rapat memperbaiki jalur transpor lubang di dalam lapisan aktif.
  • Reaksi kopling silang Suzuki, Stille, dan Sonogashira, karena ikatan karbon-brom pada posisi alfa tiofena bersifat sangat reaktif terhadap katalis berbasis paladium.
  • Sintesis oligomer dan molekul kecil terkonjugasi, sebab dua posisi brom simetris memudahkan pemasangan dua sayap fungsional sekaligus dalam satu tahap reaksi.

Merek TCI
Nomor CAS 909280-97-3
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Material Building Blocks > Polymer/Macromolecule Semiconductor Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan heteroaromatik terfusi terbrominasi; penampakan lot mengikuti label dan Certificate of Analysis produsen
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai instruksi label

Simpan dalam wadah asli tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung; penggunaan desikator dianjurkan pada laboratorium dengan kelembapan tinggi. Karena bahan ini menjadi bahan awal perangkat elektronik, jaga kebersihan alat penimbang dan hindari kontaminasi silang dengan bahan lain agar kemurnian monomer tetap terjaga hingga tahap polimerisasi. Timbang menggunakan spatula bersih dan kering, lalu tutup rapat wadah induk segera setelah selesai. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, serta jas laboratorium, dan lakukan penanganan serbuk halus di dalam lemari asam. Buang sisa bahan melalui wadah limbah kimia berlabel.