Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 26979-27-1

9,10-Di(1-naphthyl)anthracene TCI D3975

9,10-Di(1-naphthyl)anthracene TCI D3975
Harga reguler Rp 1.712.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.712.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3975 9,10-Di(1-naphthyl)anthracene adalah hidrokarbon aromatik polisiklik yang tersusun atas inti antrasena dengan dua gugus 1-naftil terikat pada posisi 9 dan 10. Senyawa ini tergolong building block non-heterosiklik yang banyak dipakai dalam penelitian kimia organik dan material elektronik organik. Inti antrasena dikenal sebagai kromofor pemancar cahaya biru yang stabil, sedangkan penambahan dua gugus naftil di posisi meso menghasilkan struktur ruang yang meruah dan tidak koplanar. Kombinasi ini menjadikan senyawa tersebut kandidat menarik untuk berbagai riset fotofisika dan lapisan tipis organik.

Keunggulan yang membuatnya dipilih adalah kestabilan kimia dan termal kerangka aromatiknya serta kemampuan gugus naftil yang meruah dalam menghambat penumpukan molekul secara berlebihan. Penumpukan pi yang terlalu rapat umumnya menyebabkan pemadaman emisi, sehingga struktur yang terpuntir ini membantu mempertahankan sifat pancaran cahaya dalam keadaan padat maupun lapisan tipis. Sifat yang sama juga mendukung pembentukan film amorf yang lebih tahan terhadap kristalisasi. Selain itu, sistem terkonjugasi antrasena memberikan tingkat energi yang cocok dijadikan tuan rumah atau material fungsional dalam susunan perangkat multilapis.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan kelompok riset yang menekuni material pemancar cahaya, fotofisika molekul organik, dan fabrikasi perangkat elektronik organik, termasuk laboratorium kimia fisik yang mempelajari fluoresensi dan proses transfer energi. Kemasan gram kecil sangat sesuai dengan pola penggunaan riset yang biasanya melibatkan pembuatan larutan encer untuk pengukuran spektroskopi atau deposisi lapisan tipis. Praktik penyimpanan yang terlindung dari cahaya menjadi bagian penting agar sifat optik bahan tetap konsisten sepanjang periode penelitian.

  • Riset material pemancar cahaya biru, karena inti antrasena merupakan kromofor klasik dengan emisi kawasan biru yang relatif stabil dan terdokumentasi.
  • Material tuan rumah pada lapisan pemancar perangkat organik, sebab kerangka aromatiknya menyediakan tingkat energi yang sesuai untuk menampung molekul dopan pemancar.
  • Studi fluoresensi dan transfer energi, memanfaatkan sifat fotofisika terukur senyawa antrasena tersubstitusi sebagai model dalam eksperimen spektroskopi pendaran laboratorium.
  • Pembuatan lapisan tipis organik amorf, karena gugus naftil meruah menghambat kristalisasi sehingga film yang terbentuk tetap seragam dan stabil.
  • Building block untuk sintesis lanjutan, karena kerangka aril polisiklik ini dapat difungsionalisasi lebih jauh menjadi molekul target yang lebih kompleks.

Merek TCI
Nomor CAS 26979-27-1
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan kristalin; rincian lengkap mengikuti lembar data dan Certificate of Analysis dari produsen
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya, dalam wadah tertutup rapat

Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan letakkan di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, serta terlindung dari cahaya, karena hidrokarbon aromatik polisiklik dapat mengalami perubahan fotokimia bila terpapar sinar dalam waktu lama. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali menimbang untuk menjaga kemurnian bahan. Hindari menghirup debu halus dan kontak langsung dengan kulit maupun mata; kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama bekerja. Lakukan penimbangan di dalam lemari asam bila memungkinkan, dan jauhkan bahan dari sumber panas serta bahan pengoksidasi kuat.

  • Guan dkk. (2009). White organic light-emitting diodes with 9, 10-bis (2-naphthyl) anthracene. Journal of Physics: Conference Series doi:10.1088/1742-6596/152/1/012049
  • Hsieh dkk. (2009). Study of electrical characterization of 2-methyl-9, 10-di(2-naphthyl)anthracene doped with tungsten oxide as hole-transport layer. Applied Physics Letters doi:10.1063/1.3173824
  • Tang dkk. (2007). Highly Efficient and Stable Red Organic Light-Emitting Devices Using 9,10-Di(2-naphthyl)anthracene as the Host Material. Japanese Journal of Applied Physics doi:10.1143/jjap.46.1722

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.