Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 478-43-3

4,5-Dihydroxyanthraquinone-2-carboxylic Acid TCI D3986

4,5-Dihydroxyanthraquinone-2-carboxylic Acid TCI D3986
Harga reguler Rp 4.634.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.634.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3986 4,5-Dihydroxyanthraquinone-2-carboxylic Acid (CAS 478-43-3), yang dikenal luas di kalangan peneliti dengan nama rhein, merupakan senyawa turunan antrakuinon terhidroksilasi yang membawa gugus asam karboksilat pada kerangka tricyclic-nya. Di laboratorium, bahan ini berperan ganda: sebagai building block non-heterosiklik untuk sintesis organik, sekaligus sebagai senyawa acuan (reference compound) pada penelitian bahan alam, khususnya kajian metabolit sekunder golongan antrakuinon yang banyak dijumpai pada tanaman famili Polygonaceae dan Fabaceae. Kehadirannya membantu peneliti menegakkan identitas senyawa hasil isolasi secara lebih meyakinkan.

Karakteristik yang membuat bahan ini banyak dipilih adalah kombinasi gugus fungsi yang kaya namun tetap terkendali: dua gugus hidroksil fenolik yang bersifat asam lemah dan mampu membentuk ikatan hidrogen intramolekul dengan gugus karbonil kuinon, ditambah satu gugus karboksilat yang menyediakan titik derivatisasi jelas untuk esterifikasi maupun amidasi. Kerangka antrakuinonnya memberikan sistem kromofor terkonjugasi yang kuat sehingga senyawa ini mudah dipantau menggunakan detektor UV-Vis pada HPLC maupun pemindaian spektrofotometri. Bentuk padatan berwarna yang stabil pada suhu ruang juga memudahkan penimbangan analitik dan penyiapan larutan induk.

Bagi laboratorium di Indonesia, senyawa ini relevan pada riset farmakognosi dan pengembangan obat bahan alam yang tumbuh pesat di banyak perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Peneliti umumnya memakainya sebagai standar pembanding pada penetapan kadar ekstrak herbal, bahan uji pada skrining aktivitas biologis, atau prekursor pada sintesis turunan baru. Ketersediaan kemasan kecil sangat menolong pola kerja laboratorium akademik yang menjalankan banyak proyek paralel dengan skala percobaan terbatas.

  • Standar pembanding analisis HPLC-UV pada ekstrak herbal, karena kromofor antrakuinonnya memberikan serapan kuat sehingga puncak mudah dikenali dan dikuantifikasi secara konsisten.
  • Riset farmakognosi dan isolasi bahan alam, sebab senyawa ini menjadi penanda golongan antrakuinon yang membantu konfirmasi identitas fraksi hasil pemisahan kolom.
  • Bahan awal sintesis turunan ester dan amida, mengingat gugus karboksilatnya menyediakan titik reaksi tunggal yang jelas untuk modifikasi struktur terarah.
  • Kajian hubungan struktur–aktivitas senyawa polifenolik, karena dua gugus hidroksil fenoliknya dapat dimodifikasi bertahap untuk menelaah kontribusi masing-masing posisi.
  • Uji aktivitas biologis skala laboratorium, sebab kelarutannya dalam pelarut organik polar dan larutan basa memudahkan penyiapan larutan induk untuk pengenceran seri.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 478-43-3
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 200 mg dan 1 g
Bentuk fisik padatan/serbuk berwarna (detail warna dan kemurnian mengacu pada label serta CoA lot)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai petunjuk label

Simpan wadah asli dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, serta terlindung dari sinar matahari langsung, karena senyawa berwarna golongan antrakuinon relatif peka terhadap paparan cahaya berkepanjangan. Gunakan wadah gelas amber atau bungkus wadah dengan aluminium foil bila larutan induk harus disimpan. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, sebab serbuk halus mudah beterbangan dan dapat mewarnai permukaan kerja maupun kulit. Bersihkan spatula setiap kali selesai digunakan dan hindari kontaminasi silang antar bahan. Selalu rujuk SDS resmi sebelum bekerja.